URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Keluarga Panik, Kakek Berusia 78 Tahun Warga Klaseman Salatiga Pergi Tanpa Pesan

Keluarga Panik, Kakek Berusia 78 Tahun Warga Klaseman Salatiga Pergi Tanpa Pesan

Keluarga Panik, Kakek Berusia 78 Tahun Warga Klaseman Salatiga Pergi Tanpa Pesan

Karsu warga Klaseman Salatiga yang dikabarkan hilang
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG -Karsu (78) warga Klaseman, Jalan Kasuari No 108, RT 003 RW 009, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, di kabarkan hilang (pergi tanpa pamit) pada Senin (28/108/2023) sore.

Menurut keterangan Tri Agus Kuncoro anak dari Karsu mengatakan, Sang ayah di ketahui tidak ada di rumah sejak sore kemarin.

Pada pukul 19:00 WIB saat itu pula saya dikabari keluarga yang dirumah bahwa ayah tidak kunjung pulang, dan saya sedang ada kegiatan luar di Yogyakarta.

“Kami tidak tahu jam berapa tepatnya ayah saya pergi, karena saat keluarga (adik perempuan saya, istri dan anak) yang dirumah melihat keluar dari kamar tidurnya sekira pukul 15:00 WIB, saat itu pula menyangka ayah saya berada didepan teras dirumah,” ungkapnya Selasa (29/08/2023) pagi.

Menurut keterangan beberapa warga Jalan Kasuari Klaseman Salatiga sekitar Pukul 16:00 WIB Karsu masih mondar mandir disekitar jalan kampung dengan menggunakan kaos warna abu-abu kerah robek celana kolor warna biru dan mengunakan sandal jepit.

Hingga saat ini pihak keluarga terus berupaya mencari keberadaan Karsu. Besar harapan, siapapun yang melihat atau mengetahui bisa langsung menghubungi pihak keluarga ataupun kepolisian setempat.

“Bagi yang melihat atau mengetahui ayah saya silahkan hubungi saya melalui nomor 085641069847,” terangnya.

BACA JUGA :

Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved