URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Anggota Angsa Sehati (paguyuban sopir prona Salatiga-Ungaran) mengadakan "Terminal Tingkir Bersholawat" sekaligus santunan anak yatim dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H setelah hampir tiga tahun vakum akibat pandemi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kenalkan Terminal, Angsa Sehati Gelar Terminal Tingkir Bersholawat dan Santunan Anak Yatim

Kenalkan Terminal, Angsa Sehati Gelar Terminal Tingkir Bersholawat dan Santunan Anak Yatim

Kenalkan Terminal, Angsa Sehati Gelar Terminal Tingkir Bersholawat dan Santunan Anak Yatim

Anggota Angsa Sehati (paguyuban sopir prona Salatiga-Ungaran) mengadakan "Terminal Tingkir Bersholawat" sekaligus santunan anak yatim dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H setelah hampir tiga tahun vakum akibat pandemi.
Foto dok IST
Habib Idrus bin Umar Assegaf (solo) saat mengisi “Terminal Tingkir Bersholawat dan Santunan Anak Yatim”.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Setelah hampir tiga tahun vakum akibat pandemi, kegiatan dari anggota Angsa Sehati (paguyuban sopir prona Salatiga – Ungaran) nyaris tidak terlihat, namun jumat 17.3.2023 malam, mereka mengelar kegiatan positif bertajuk Terminal Tingkir Bersholawat sekaligus santunan anak yatim.

Kegiatan kali ini juga diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H. Padahal Sebelumnya, setiap tahun paguyuban sopir prona ini mengelar acara musik diterminal.

Kepada Rasika FM, ketua panitia acara Agus Pamungkas mengatakan kegiatan utama yang berlangsung dilapangan parkir prona, Terminal tingkir ini adalah santunan kepada 62 anak yatim.

“selama tiga tahun sebelumnya anggota Angsa Sehati menabung seribu rupiah perhari untuk acara malam hari ini, hingga terkumpul uang 28 juta yang kemudian ditasarufkan kepada mereka” ujar Agus yang juga sebagai ketua paguyuban Angsa Sehati ini.

Agus menambahkan kegiatan ini juga sebagai upaya memperkenalkan terminal Tingkir dan syiar Islam, pihaknya menggelar Sholawatan dengan menghadirkan Habib Idrus dari Solo.

“usai acara santunan anak yatim dan Sholawatan ini harapannya semua anggota diberi keselamatan,termasuk penumpang yang mempergunakan jasa Prona paguyuban Angsa Sehati” tambah Agus.

Pihaknya menambahkan sebagai langkah antisipasi, saat ini semua anggota sudah masuk BPJS Ketenagakerjaan.

Anggota Angsa Sehati (paguyuban sopir prona Salatiga-Ungaran) mengadakan "Terminal Tingkir Bersholawat" sekaligus santunan anak yatim dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H setelah hampir tiga tahun vakum akibat pandemi.
Ketua panitia Agus Pamungkas bersama Ketua DPC Organda kabupaten Semarang, Hadi Mustofa, saat mengisi sambutan acara.

Senada dengan Agus, Ketua DPC Organda kabupaten Semarang, Hadi Mustofa, menyambut positif apa yang dilakukan kawan kawan dikota Salatiga.

“Dengan kegiatan ini diharapkan bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah, semoga kedepan stigma Sopir yang selama ini mampir diwarung kopi kedepan bisa mampir di Masjid untuk dzikir” harap Hadi Mustofa.

Atas nama DPC Organda Kabupaten Semarang, Hadi juga mengaku bangga dan mengapresiasi kawan-kawan dari angsa Sehati Salatiga.

“Kegiatan santunan anak yatim ini positif, bisa dicontoh sopir lain dikabupaten Semarang, apalagi menjelang bulan suci Ramadan, bagi yang hadir diharapkan bisa mendapatkan syafaat bejo dunia akhirat” tutur Hadi Mustofa.

Suasana acara Angsa Sehati Bershalawat di Parkir Teminal Tingkir, jumat 17.3.2023 Malam

BACA JUGA :

Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target