URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
UKSW Salatiga memberi penghargaan kepada Drs. Soenarto Notosoedarmo pada Senin (1/12/2025) atas dedikasinya melestarikan lebih dari 150 spesies tanaman sejak 1973. Berlokasi di kampus UKSW, upaya ini lahir dari kecintaannya pada flora, dilakukan melalui penamaan, pendokumentasian, dan gerakan Kampusku Floraku.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kisah Eyang Narto Sang Perawat Pohon di UKSW, Terima Penghargaan “Insan Talenta Unggul”

Kisah Eyang Narto Sang Perawat Pohon di UKSW, Terima Penghargaan “Insan Talenta Unggul”

Kisah Eyang Narto Sang Perawat Pohon di UKSW, Terima Penghargaan “Insan Talenta Unggul”

Eyang Narto saat terima penghargaan
Eyang Narto saat terima penghargaan
featured-img

.RASIKAFM.COM | SALATIGA – Di balik sejuk dan rindangnya lingkungan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, ada sosok unggul Drs. Soenarto Notosoedarmo, M.Sc., yang namanya perlahan menjelma menjadi legenda, pribadi yang mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan pepohonan di kampus.

Bermula dari kecintaannya terhadap tanaman, sejak tahun 1973 pria yang akrab disapa Eyang Narto ini memulai aksi berdampaknya melestarikan lebih dari 150 spesies tanaman dengan tata nama Binomial Nomenclature di kampus UKSW. Di tangan dan langkahnya, penghijauan bukan sekadar program kerja, melainkan panggilan jiwa. Semua aksinya berawal dari hal yang sederhana yakni memberi nama pohon-pohon yang tumbuh di lingkungan kampus.

“Memberi nama pada pohon di kampus dapat bermanfaat bagi civitas academica dan masyarakat umum yang berkunjung ke kampus sebagai media pembelajaran. Pohon-pohon tersebut juga sebagai simbol untuk memberikan kenangan bagi anak dan cucu,” ujar dosen pensiun purna tugas Fakultas Biologi ini.

Insan Berdedikasi

Gagasannya kemudian berkembang menjadi gerakan “Kampusku Floraku”, sebuah komitmen dan visi untuk memperkaya pengetahuan, melestarikan tanaman, dan menghidupkan budaya cinta lingkungan. “Kampusku Floraku adalah kata yang sarat makna, kata kampus-flora sebagai tempat melestarikan kekayaan tanaman, sedangkan kata ku berarti rasa memiliki,” ungkap pria kelahiran 1942 ini.

Dedikasi tak lekang waktu tersebut berakar kuat, bertumbuh meneduhi, memberi dampak, dan akhirnya menghasilkan buah yang manis. Pada Peringatan Dies Natalis ke-69 UKSW dalam Rapat Senat Terbuka Universitas di Balairung Universitas pada Senin (01/12/2025), Eyang Narto menerima penghargaan dari UKSW sebagai Insan Talenta Unggul yang Berdedikasi bagi Kampus Hijau. “Penghargaan ini adalah sebuah bukti dari langkah kecil untuk melestarikan pohon di kampus. Hal yang paling berkesan selain mendapatkan penghargaan ini adalah melihat pohon yang dulu ditanam bertumbuh memberi kehidupan bagi lingkungan,” ungkapnya penuh haru.

Eyang Narto menerangkan UKSW dikenal sebagai Kampus Indonesia Mini bukan hanya karena keberagaman suku dan budaya mahasiswanya, tetapi juga dari kekayaan floranya. Tak kenal lelah, selama 29 tahun mengabdi bagi kampus, ia terus gigih mendokumentasikan keberagaman pohon, rumput, hingga tanaman langka, menyusun laporan demi laporan dan menciptakan berbagai karya ilmiah berdampak yang dirangkum dalam sebuah buku berjudul “Kampusku Floraku”.

Dalam empat puluh dua famili dan familia Arecaceae memiliki jumlah jenis terbanyak. Kalau di Indonesia dihuni tidak kurang dari 460 species palm, maka 0,002% nya sudah terwakili di UKSW,” jelasnya dalam buku Kampusku Floraku.

Kini pria berusia 83 tahun ini berharap UKSW memiliki tim khusus yang bertugas mengelola, mencari, menanam, dan merawat berbagai jenis tanaman di kampus ini. Menanam pohon tidak selalu dari mahasiswa, tetapi juga harus melibatkan alumni dan masyarakat. “Dengan begitu, siapapun yang pernah menanam pohon di kampus ini akan memiliki ikatan emosional, rasa memiliki, dan menghargai lingkungan,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Natalius Pigai mengapresiasi penyelenggaraan Festival HAM bertema “Pembangunan HAM di Indonesia dalam Jiwa Pancasila” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana. Menurutnya, UKSW selangkah lebih maju dalam membangun kesadaran hak asasi manusia melalui dunia pendidikan.
Menteri HAM Apresiasi Inisiatif UKSW Salatiga Gelar Festival
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Belasan Dosen UKSW Raih Hibah Kemendiktisaintek 2026
Belasan Dosen UKSW Raih Hibah Kemendiktisaintek 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

JANGAN LEWATKAN:

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Capai 2
Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Capai 2.295 Orang, Pemerintah Tetapkan Tujuh Hari Berkabung
Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan Lebih dari 1
Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di Spanyol, Suhu Semester Pertama Pecah Rekor
Polda Jateng Ungkap 1.201 Kasus Narkoba, Amankan 1
Polda Jateng Ungkap 1.201 Kasus Narkoba, Amankan 1.485 Tersangka Selama Semester I 2026
Gubernur Jateng Minta Industri AMDK Perkuat Konservasi Air dan Pengelolaan Sampah Plastik
Gubernur Jateng Minta Industri AMDK Perkuat Konservasi Air dan Pengelolaan Sampah Plastik
Pemkot Semarang Akuisisi Artefak dan Arsip Maritim 1892–1955 dari Koleksi Rumah Budaya Tangga
Pemkot Semarang Akuisisi Artefak dan Arsip Maritim 1892–1955 dari Koleksi Rumah Budaya Tangga
Belgia Comeback Dramatis Tekuk Senegal 3-2, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Belgia Comeback Dramatis Tekuk Senegal 3-2, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

TERKINI

PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol
PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan...
PT Trans Marga Jateng bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang-Solo, Selasa (1/7/2026). Kegiatan edukatif ini memeriksa kendaraan angkutan barang yang terindikasi ODOL, memasang material reflektif, serta melakukan cek kesehatan pengemudi untuk meningkatkan kelayakan kendaraan dan menekan risiko kecelakaan di ruas tol.
Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo
PT Trans Marga Jateng bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang-Solo, Selasa (1/7/2026). Kegiatan edukatif ini memeriksa...
Sekolah Rakyat permanen pertama di Jawa Tengah yang berada di Kabupaten Sukoharjo ditargetkan mulai membuka kegiatan belajar mengajar pada 14 Juli 2026 untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah berkapasitas 1.080 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA ini disiapkan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak dari keluarga kurang mampu melalui fasilitas berasrama, kurikulum fleksibel, dan dukungan pemerintah pusat serta daerah.
Sekolah Rakyat Permanen Pertama di Jateng Siap Beroperasi, Tampung 1.080 Siswa
Sekolah Rakyat permanen pertama di Jawa Tengah yang berada di Kabupaten Sukoharjo ditargetkan mulai membuka kegiatan belajar mengajar pada 14 Juli 2026 untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah berkapasitas...
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi...
BPBD Kabupaten Semarang menyalurkan tandon dan 3.000 liter air bersih ke Desa Bantal dan Plumutan, Bancak, untuk menghadapi musim kemarau 2026.
BPBD Semarang Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih, Dua Desa Jadi Prioritas
BPBD Kabupaten Semarang menempatkan dua tandon air dan menyalurkan 3.000 liter air bersih kepada warga Desa Bantal dan Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kamis (2/7/2026), untuk mengantisipasi krisis air...

POPULER

PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan