URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mantan Danlanal Semarang, Kolonel Marinir Hariyono Masturi, menunjukkan keseriusannya untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Salatiga dengan menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor DPC PDIP Kota Salatiga pada Jumat pagi, 17 Juni 2024. Selain PDIP, Hariyono berencana mendaftar melalui Partai Gerindra dan Partai Demokrat bulan depan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kolonel Hariyono Masturi Akhirnya Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Salatiga

Kolonel Hariyono Masturi Akhirnya Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Salatiga

Kolonel Hariyono Masturi Akhirnya Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Salatiga

Hariyono Masturi saat mengembalikan berkas pendaftaran
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Mantan Danlanal Semarang Kolonel Marinir Hariyono Masturi serius mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Salatiga. Keseriusan itu ditunjukkan dengan menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon Wali Kota Salatiga di Kantor DPC PDIP Kota Salatiga, Jumat (17/6/2024) pagi.

Masturi mengaku, penyerahan berkas pendaftaran itu sebagai wujud keseriusan dirinya maju sebagai bakal calon Wali Kota Salatiga. Tak hanya lewat PDIP, Haryono akan mencoba mendaftar lewat partai lain.

“Nanti saya juga akan melakukan hal yang sama, mendaftarkan diri di partai lain. Yang pertama baru hari ini di PDIP, kemudian bulan depan di partai Gerindra dan partai Demokrat,” terang Haryono

Diakuinya, untuk calon wakil wali kota, dirinya belum bisa menyebutkan satu nama. Namun dirinya memastikan jika wakilnya nanti harus memiliki visi dan misi yang sama. Yaitu mencurahkan inovasi dan tenaga untuk kemajuan Kota Salatiga.

“Semboyan saya ada gula ada semut, kita bangun Salatiga dengan adanya tempat wisata. Karena jika ada satu tempat wisata akan membuat PAD Salatiga ini bisa meningkat,” terang Haryono.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Salatiga Dance Ishak Palit menyebut, pada pekan lalu ada 11 tokoh yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga di kantor DPC PDIP Salatiga. Sampai dengan Jumat (17/5/2024) sudah ada dua tokoh yang mengembalikan formulir pendaftaran.

Setelah pengembalian formulir ini, kata Dance, bakal calon tersebut akan diberikan waktu untuk memaparkan visi misi kepada kader dan pengurus PDIP Kota Salatiga. Sebelum fit & proper dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

“Sehingga nantinya siapapun yang dipilih oleh DPP struktural partai itu solid, rencananya (pemaparan visi misi) pada bulan Juni,” terang Dance.

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved