KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Komunitas Si Damar Siap Untuk Kembangkan Bakat Bagi Para Pelajar Pecinta Film

Komunitas Si Damar Siap Untuk Kembangkan Bakat Bagi Para Pelajar Pecinta Film

Komunitas Si Damar Siap Untuk Kembangkan Bakat Bagi Para Pelajar Pecinta Film

SEMARANG – Komunitas Sinar Muda Semarang (Si Damar) kini siap hadir untuk menjadi wadah bagi para pelajar agar bisa mengembangkan skill atau bakat di dunia perfilman.

Berdiri sejak tahun lalu tepatnya pada 30 Maret 2021, Si Damar yang dinaungi anak-anak muda pelajar juga sudah memproduksi empat karya film-film diantaranya Pangarep, A Boulder, Natasya,  Balloon, Ketika Bocah Malang itu Bermimpi.

“Film yang telah diproduksi masih privat soalnya mau diikutkan festival dulu. Tapi kemarin sudah di launching di Paragon tanggal 15 dan 17 Januari,” ujar Founder Si Damar, Faris Amar saat ditemui dalam agenda Screening Social Trasure (Skrinsot) di Cafe Social.Co Jalan Sriwijaya, Kecamatan Candisari pada Sabtu (5/2/2022) malam.

Ia menjelaskan, selain memproduksi film dan menyediakan ruang untuk berdikusi mengenai dunia acting, komunitas yang beranggotakan 60 orang itu juga memfasilitasi sekolah untuk memperkenalkan sebuah karya film yang telah dibuat.

“Visi kita yaitu mendiskripsikan sebuah film terutama bagi anak SMP, SMA di Kota Semarang karena mereka sepertinya kurang wahana untuk mendistribusikan karya film sebagai bahan diskusi. Karena dengan diskusi bisa berkembang,” ujarnya

Disisi lain, mahasiswa dari Institut Kesenian Jakarta itu menjelaskan, pada pertemuan diskusi tersebut, Si Damar juga memperkenalkan beberapa karya film yang dibuat oleh para pelajar di Kota Semarang.

Diantaranya film berjudul BIMA dari SMK 11 Semarang, lalu film Jangan Bilang Siapa-Siapa dari SMA 1 Semarang, kemudian ada Getun [Menyesal] dari SMA 7 Semarang dan terakhir film Jenuh karya oleh SMK 7 Semarang.

“Jadi dalam pemutaran perdana ini, kita juga berdiskusi. Kali ini temanya tentang problematika anak SMA. Jadi bahasanya isu-isu yang sedang beredar di anak-anak SMA terus kenapa akhirnya bikin film itu lalu tekhnik dan idenya seperti gimana,” bebernya.

Kabar Terkini

POPULER

Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]