URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinamika kerukunan beragama di Jawa Tengah sepanjang 2025 menunjukkan tren membaik dengan 17–18 kasus terpantau. Peneliti YPK ELSA Tedi Kholiludin menyampaikan hal itu di Ungaran, menyoroti dominasi konflik internal Islam dan polemik izin rumah ibadah. Pemerintah dan FKUB memperkuat dialog serta literasi kebebasan beragama hingga level RTRW.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Konflik Internal Islam Dominasi Isu Keagamaan Jateng 2025

Konflik Internal Islam Dominasi Isu Keagamaan Jateng 2025

Konflik Internal Islam Dominasi Isu Keagamaan Jateng 2025

Badan Kesbangpol Jateng bersama YPK ELSA menggelar acara Evaluasi Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025 dan Proyeksi Kerukunan Umat Beragama Tahun 2026 di Hotel C3 Ungaran, Kamis (12/2/2026). Foto: win
Badan Kesbangpol Jateng bersama YPK ELSA menggelar acara Evaluasi Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025 dan Proyeksi Kerukunan Umat Beragama Tahun 2026 di Hotel C3 Ungaran, Kamis (12/2/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Dinamika kehidupan beragama di Jawa Tengah sepanjang 2025 menunjukkan tren kerukunan yang membaik, namun masih diwarnai sejumlah gesekan, terutama konflik internal di tubuh umat Islam dan persoalan pendirian rumah ibadah.

Peneliti YPK ELSA Semarang, Tedi Kholiludin, mengungkapkan sepanjang 2025 terdapat sekitar 17–18 kasus keagamaan yang terpantau di berbagai wilayah Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, hampir separuhnya merupakan konflik internal Islam.

“Kalau dilihat polanya, justru konflik internal lebih banyak. Hampir 40–50 persen dari total kasus itu konflik internal Islam. Konflik internal Kristen ada satu kasus di Grobogan, sisanya mayoritas internal Islam,” ujar Tedi ditemui usai acara Evaluasi Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025 dan Proyeksi Kerukunan Umat Beragama Tahun 2026 yang digelar Badan Kesbangpol Jateng dan YPK ELSA di Hotel C3 Ungaran, belum lama ini.

Salah satu sorotan penting pada 2025 adalah konflik internal Islam yang terjadi di enam hingga tujuh wilayah di Jawa Tengah, termasuk di Pemalang yang sempat berujung bentrokan fisik antara kelompok Wali Songo Indonesia dan Front Persaudaraan Islam (FPI).

Selain itu, YPK ELSA juga menyoroti pencabutan izin mendirikan bangunan (IMB) rumah ibadah di Karanganyar. Tiga gedung gereja, gedung olahraga, dan sekolah di bawah Yayasan Kasih Anugerah yang sebelumnya telah mengantongi IMB pada 2024, dicabut izinnya pada 2025.

“Sepanjang pemantauan kami sejak 2011, belum pernah ada kasus IMB rumah ibadah yang sudah disahkan kemudian dibatalkan seperti ini. Ini pola baru,” tegasnya.

Menurut Tedi, selain konflik yang bersifat lama seperti gesekan terkait aktivitas ibadah, muncul pula hambatan administratif (administrative barrier), khususnya dalam pendirian rumah ibadah. Ia menilai perlu adanya penguatan literasi kebebasan beragama hingga level Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Kami melihat ada sumbatan administratif di level RTRW. Karena itu penting bagi FKUB dan pemerintah daerah melakukan literasi kebebasan beragama sampai ke level itu,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa data yang disampaikan merupakan kasus yang terpantau, bukan keseluruhan kasus yang terjadi. Keterbatasan pemantauan menjadi salah satu kendala lembaga masyarakat sipil.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Ormas Badan Kesbangpol Jawa Tengah, Rahmad Winarto, menyampaikan secara umum tren kerukunan di Jawa Tengah pada 2025 menunjukkan peningkatan.

“Trennya naik, semakin baik. Tapi tentu kita tidak hanya membaca dari angka itu. Masih ada beberapa persoalan, termasuk gesekan internal, yang menjadi catatan,” ujarnya.

Ia menyebut beberapa gesekan terjadi di wilayah Pekalongan dan sekitarnya, serta sejumlah kasus pendirian rumah ibadah. Namun menurutnya, jumlahnya tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

“Bukan mendominasi, tapi masih ada. Dan satu kasus pun tetap penting. Negara harus hadir memberikan jaminan bahwa setiap warga negara bebas menjalankan keyakinannya,” tegas Rahmad.

Rahmad menambahkan, posisi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Jawa Tengah saat ini berada di peringkat keempat nasional, naik dari sebelumnya peringkat delapan. Salah satu indikator pentingnya adalah kebebasan berkeyakinan dan berserikat.

Dalam upaya pencegahan konflik, Pemprov Jateng bersama FKUB terus melakukan dialog di berbagai daerah serta mengembangkan praktik toleransi berbasis aksi nyata. Salah satu gagasan yang tengah disiapkan adalah pilot project ketahanan pangan berbasis rumah ibadah.

“Kita ingin praktik toleransi bukan hanya soal dialog, tetapi tindakan nyata. Misalnya rumah ibadah berdekatan saling membantu, atau pemberdayaan umat lintas agama. Ke depan FKUB akan memprakarsai model ketahanan pangan berbasis rumah ibadah,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung...
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.
Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar....
Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang menangani 35 kasus kekerasan seksual hingga semester pertama 2026. Kepala DP3AKB Dewanto Leksono menyampaikan di Ungaran, Senin (6/7/2026), bahwa kasus cenderung meningkat sejak 2023 dan banyak pelaku merupakan orang terdekat korban, sehingga masyarakat diminta mendukung korban untuk melapor melalui layanan GEMATI.
Semester Pertama 2026, 35 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Kabupaten Semarang. Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban
Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang menangani 35 kasus kekerasan seksual hingga semester pertama 2026. Kepala DP3AKB Dewanto Leksono menyampaikan di...
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti...
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan...
Muat Lebih

POPULER

Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo