KABAR RASIKA

KPK RI Kukuhkan 22 Desa Antikorupsi, Sraten Tuntang Salah Satunya

KPK RI Kukuhkan 22 Desa Antikorupsi, Sraten Tuntang Salah Satunya

KPK RI Kukuhkan 22 Desa Antikorupsi, Sraten Tuntang Salah Satunya

Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha, dan Kepala Desa Sraten menghadiri undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada peluncuran Desa Tengin Baru di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (28/11/2023). Acara ini sekaligus memperkenalkan 22 desa antikorupsi percontohan dari seluruh provinsi dan 29 desa tingkat kabupaten di Jawa Tengah.
Foto dok IST
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Kades Tuntang, Rohmad.

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha, bersama Kepala Desa Sraten, menghadiri undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada launching Desa Tengin Baru di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (28/11/2023).

Acara ini juga menandai pengukuhan 22 percontohan desa antikorupsi dari 22 provinsi dan 29 percontohan desa tingkat kabupaten di Jawa Tengah.

Direktur Pembina Peran Serta Masyarakat KPK, Kumbul Kusdwijanto Sudjadi, menjelaskan bahwa pembentukan percontohan desa antikorupsi 2023 merupakan kelanjutan dari Program Desa Antikorupsi yang dimulai pada 2021.

“Program ini merupakan inisiatif KPK RI bekerja sama dengan Kementerian Desa PDTT, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan,”kata Kumbul saat laporan panitia.

Sejak 2021, KPK telah membentuk 33 percontohan desa antikorupsi di seluruh provinsi. Meskipun Pemerintah Indonesia telah mengucurkan dana desa sebesar Rp 538 triliun sejak 2015 hingga 2023, terdapat kebocoran pengelolaan anggaran desa akibat perilaku korupsi.

“Sebanyak 851 kasus dengan 973 tersangka pelaku tercatat sepanjang 2015-2022,”jelas Kumbul.

Kumbul menambahkan, fakta lain yang ditemukan adalah tingginya angka kemiskinan di desa, mencapai 12,22 persen pada Maret 2023, melampaui target nasional 8,5-9 persen.

“Hasil survei BPS pada November 2023 juga mengungkap bahwa masyarakat kota lebih cenderung antikorupsi dibandingkan masyarakat pedesaan (3,93 vs. 3,90),”pungkasnya.

Kades Sraten, Rochmat saat dikonfirmasi media membenarkan bahwa hari ini mengahadiri acara menghadiri undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada launching Desa Tengin Baru.

“Ia mulai kemarin, bersama Bapak Bupati Semarang, Ngesti Nugraha,”ungkapnya.

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px