URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menjelang pelantikan anggota DPRD terpilih pada 14 Agustus 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga masih menunggu arahan dari KPU pusat terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), yang menjadi syarat wajib untuk pelantikan. Saat ini, 10 calon anggota DPRD Kota Salatiga terpilih masih dalam proses pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mbak Google

KABAR RASIKA

KPU Salatiga Masih Menunggu Arahan Soal LHKPN 10 Anggota DPRD Terpilih

KPU Salatiga Masih Menunggu Arahan Soal LHKPN 10 Anggota DPRD Terpilih

KPU Salatiga Masih Menunggu Arahan Soal LHKPN 10 Anggota DPRD Terpilih

Menjelang pelantikan anggota DPRD terpilih pada 14 Agustus 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga masih menunggu arahan dari KPU pusat terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), yang menjadi syarat wajib untuk pelantikan. Saat ini, 10 calon anggota DPRD Kota Salatiga terpilih masih dalam proses pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Foto dok IST
Komisioner KPU Kota Salatiga, Dewi Retnowati
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Menjelang pelantikan anggota DPRD terpilih pada 14 Agustus 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga masih menunggu arahan dari KPU pusat terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Sebab LHKPN itu menjadi syarat yang harus dipenuhi untuk pelatihan anggota DPRD terpilih.

Namun, sampai saat ini sebanyak 10 calon anggota DPRD Kota Salatiga terpilih masih dalam proses pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sesuai ketentuan calon terpilih harus menyerahkan bukti tanda terima kelengkapan laporan LHKPN dari KPK ke KPU maksimal 21 hari sebelum pelantikan.

“Sampai saat ini belum ada kepastian, kapan pemeriksa LHKPN 10 calon terpilih akan selesai. Untuk itu, kami berkoordinasi dengan KPU pusat terkait kebijakan untuk mengambil langkah apabila terjadi keterlambatan penyerapan bukti tanda terima kelengkapan laporan LHKPN dari KPK ke KPU,” kata komisioner KPU Kota Salatiga, Dewi Retnowati, seperti dikutip solopos.com, Senin (15/7/2024).

Dewi menyebut, di berbagai daerah di Jawa Tengah, rata-rata LHKPN anggota DPRD terpilih yang sudah selesai baru mencapai 35 persen. Lainnya masih dalam proses pemeriksaan oleh KPK.

“Jadi semua daerah juga mengalami hal yang sama. KPU Kota Salatiga tiap hari berkoordinasi dengan KPU Jateng untuk memantau perkembangan LHKPN 10 calon anggota DPRD terpilih,” ujar komisioner divisi teknis dan penyelenggaraan KPU Kota Salatiga ini.

Dia berharap, proses pemeriksaan LHKPN di KPK bisa cepat sehingga calon anggota DPRD terpilih bisa segera menyerahkan bukti tanda terima lengkap dari KPK.

“Kami berharap, sebelum batas akhir penyerahan bukti tanda terima LHKPN, semuanya sudah beres. Sehingga KPU bisa menyerahkan daftar calon anggota DPRD terpilih ke gubernur secara lengkap,” tandas Dewi.

BACA JUGA :

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan