URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas tol. Kali ini melibatkan dua unit kendaraan yakni Isuzu Elf berpelat N 7023 YJ dan truk fuso BK 8407 SE di ruas tol Bawen arah ke Semarang, tepatnya di KM 438.500 pada Sabtu (24/9/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Laka Maut Tol Bawen, Elf Hantam Truk Fuso 5 Orang Tewas

Laka Maut Tol Bawen, Elf Hantam Truk Fuso 5 Orang Tewas

Laka Maut Tol Bawen, Elf Hantam Truk Fuso 5 Orang Tewas

featured-img

UNGARAN – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas tol. Kali ini melibatkan dua unit kendaraan yakni kendaraan bermotor (KBM) Elf berpelat N 7023 YJ dan truk fuso BK 8407 SE di ruas tol Bawen arah ke Semarang, tepatnya di KM 438.500 pada Sabtu (24/9/2022) sekira pukul 04.05 WIB.

Kecelakaan itu mengakibatkan 12 orang yang terdiri dari sopir dan penumpang KBM Elf tersebut menjadi korban. Lima orang diantaranya meninggal dunia karena menderita luka parah.

Menurut keterangan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Agus Suryo, kronologi terjadinya kecelakaan maut itu bermula saat truk fuso melaju di jalur lambat ruas tol dari arah Bawen menuju Semarang. Dari arah belakang, melaju KBM Elf yang dikemudikan Mochamad Iqbal Lazuardi (27), warga Pasuruan, Jawa Timur.

Sesampainya di TKP, sopir Elf kehilangan konsentrasi sehingga menabrak truk fuso bermuatan kayu di depannya dan sempat terseret sejauh 2 kilometer.

“Kemudian kedua kendaraan berhenti di bahu jalan setelah sopir truk mendapatkan informasi dari pengendara lain bahwa ada kendaraan yg menabraknya dari belakang,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (24/9/2022).

Dijelaskan Agus, kejadian itu mengakibatkan lima orang tewas dan tujuh orang lainnya luka-luka. Korban tewas terdiri dari sopir Elf dan empat orang penumpangnya yakni Arifah (63) warga Purworejo, Santoso (67) warga Malang, Evi Kristina (47) warga Pasuruan, dan Tutik Wahyuni (identitas belum ditemukan).

“Empat orang meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satu orang meninggal saat mendapatkan pertolongan di rumah sakit,” jelasnya.

Selain lima orang korban meninggal dunia, terdapat tujuh orang lainnya yang turut menjadi korban.

“Sudah mendapatkan perawatan di RSUD Gondo Soewarno Ungaran,” terangnya.

Mengenai penyebab pasti terjadinya kecelakaan maut tersebut, Agus mengatakan masih menunggu Traffic Accident Analysis (TAA).

“Nanti akan didapat gambaran 3 dimensi sebelum dan sesudah kecelakaan. Sehingga diketahui penyebab pastinya,” urainya.

Agus mengimbau kepada para pengemudi terutama saat melintas di ruas tol pada malam hari atau kondisi gelap untuk lebih berkonsentrasi dan berwaspada. Sebab berdasarkan TAA terhadap beberapa kasus kecelakaan, salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya penerangan terutama di jalan tol.

“Kecelakaan ini terjadi saat kondisi gelap. Maka senantiasa berhati-hati. Perhatikan juga titik lelah, jangan memaksakan diri ketika sudah merasa mengantuk,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga