KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

LPAI Jateng Akan Kawal Kasus Dukun Cabul Salatiga Sampai Tuntas

LPAI Jateng Akan Kawal Kasus Dukun Cabul Salatiga Sampai Tuntas

LPAI Jateng Akan Kawal Kasus Dukun Cabul Salatiga Sampai Tuntas

Ketua LPAI Jateng Samsul Ridwan bersama Dhinar Sasongko dan Alina Setyani saat berikan keterangan media (Poto Arief Rasika)

Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Jawa Tengah akan mengawal kasus dukun cabul Salatiga yang menodai anak usia 14 tahun.

Hal itu ditegaskan Samsul Ridwan, Ketua LPAI Jawa Tengah kepada rasikafm.com .[irp posts=”39607″ name=”Cabuli Anak Sekolah, Dukun Asal Salatiga Diamankan Polisi”]

Didampingi Sekretaris LPAI Jateng Dhinar Sasongko dan advokat konsultan hukum anak dari LPAI Alina Setyani SH MH, Samsul Ridwan juga memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian.

Dalam hal ini Polda Jateng dan jajaran Polres Salatiga yang melakukan tindakan tegas menangkap dan menahan tersangka pelaku pencabulan.

“Sebagai pihak yang menerima pengaduan kasus ini, LPAI Jateng akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” ujarnya.

Sementara itu untuk kepentingan pendampingan hukum korban, LPAI Jateng sejak awal sudah menerjunkan enam orang pengacara atau advokat Shahabat Anak yang terdiri atas:
H Samsul Ridwan SAg SH MH, Anjas Widayanto SE SH MKn, Marlina Yulistiyani SH MH, Heru Tri Yanto SH, Wafi’ul Ahdi SH, dan Bondan Tawanggoro SH.

“Untuk kepentingan korban, jika dibutuhkan oleh pihak kepolisian, kami juga menyiapkan psikolog dan pekerja sosial Shahabat Anak.” tambahnya.

Samsul Ridwan juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melapor jika menemukan kasus kekerasan atau pelanggaran hak anak, pihaknya menyiapkan diri guna memberikan advokasi sesuai dengan permasalahan anak yang ditemui.

Sebagaimana diberitakan, berdalih bisa mendoakan remaja putri bisa menjadi juara lomba di sekolahnya, seorang dukun (pengobatan alternatif) malah melakukan tidakan tidak senonoh.

Samsul Ridwan saat diwawancarai Rasika FM

Korbannya, sebut saja Bunga usia 14 tahun siswa di sebuah sekolah di Kota Salatiga, diduga hilang kegadisannya akibat perbuatan bejat tak bermoral TAW yang sudah berusia 47 tahun.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, menegaskan tersangka TAW mengakui perbuatannya dalam jumpa pers yang dilakukan jajaran Polres Salatiga, Senin 11 Juli 2022, pukul 10.00 WIB.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Polres Salatiga menggelar serah terima jabatan sejumlah pejabat di Pendopo Widya Qasana Tribrata, Jumat (23/10/2026). AKP Henri Widyoriani mendapat amanah sebagai Kasatres PPA dan PPO Polres Magelang Kota, sedangkan jabatan Kasat Resnarkoba Polres Salatiga diserahkan kepada AKP Joko Iskandar. Pergantian juga berlangsung pada jabatan Kasat Reskrim dari AKP Radytya Triatmaji Pramana kepada AKP Iwan Kristiana.
25 Tahun Bertugas di Polres Salatiga, AKP Henri Geser, Emban Amanah sebagai Kasatres PPA Polresta Magelang.
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
[pekok2]