URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Salah satu menu yang menjadi favorit warga kota Salatiga adalah aneka masakan Jawa Timur di Warung Kemuning 36, yang berada di Jalan Kemuning Kelurahan Kalicacing Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Makan Rujak Cingur di Warung Kemuning 36 Salatiga ini Bikin Kangen Mantan

Makan Rujak Cingur di Warung Kemuning 36 Salatiga ini Bikin Kangen Mantan

Makan Rujak Cingur di Warung Kemuning 36 Salatiga ini Bikin Kangen Mantan

Featured Image

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Kota Salatiga selama ini dikenal sebagai Indonesia Mini, tak hanya terwujud dalam kehidupan sosial masyarakatnya. Dalam soal kuliner pun, beragaman menu hadir dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu menu yang menjadi favorit warga kota Salatiga adalah aneka masakan Jawa Timur di Warung Kemuning 36, yang berada di Jalan Kemuning Kelurahan Kalicacing Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.

Menurut pemiliknya, Zulistian Nurul Hidayah, Warung Kemuning 36 buka sejak 2015. “Awalnya itu juga menyajikan menu masakan aneka seafood, namun sejak sebelum pandemi, fokus ke masakan Jawa Timur karena banyak yang menanyakan, dan saya juga asli Gresik,” ujarnya,

Zulis, panggilan akrabnya, mengungkapkan setiap hari buka dari pukul 09.00 hingga 19.00 WIB. “Favoritnya memang rujak cingur itu, tapi banyak juga yang pesan rawon, tahu tek, gudangan, serta pecel,” jelasnya.

Kekhasan rasa sajian Jawa Timur, lanjutnya, akan sangat terasa karena beberapa bahan utama didatangkan dari Gresik. “Seperti petis yang terbuat dari kepala udang itu, saya pesan langsung dari Gresik. Seminggu sekali dikirim ke Salatiga, ya itu agar rasa makanan tidak berubah,” kata Zulis.

Penampilan Makanan khas Rujak Cingur di Warung Kemuning 36 Salatiga ini dipercaya bisa membuat Kangen Mantan.

Dia mengungkapkan pernah mencoba menggunakan petis yang dijual di pasar yang ada di Salatiga. Namun dari tampilan warna dan karakter rasanya berbeda. “Petis Salatiga cenderung abu-abu dan rasanya manis. Kalau yang Gresik sangat hitam, selain itu masih ada amis dan pedasnya,” paparnya.

Menurut Zulis, rujak cingur di warungnya menjadi favorit karena menggunakan bahan-bahan yang segar, selain petis yang asli dari Gresik. “Bengkoang, nanas, kangkung, dan kecambahnya selalu fresh. Untuk bumbu yang terdiri kacang, trasi, cabai, bawang, serta petis setelah jadi, langsung disiramkan,” ujarnya.

“Untuk cingurnya juga yang kualitas bagus. Kalau ke pasar harus pagi-pagi, agar tidak kalah cepat dengan penjual makanan yang lain, karena memang ini berebut sebab stok cingur tidak banyak,” kata Zulis.

Selain mahasiswa dari Jawa Timur, pelanggan Warung Kemuning 36 adalah karyawan dan pekerja. “Memang ini masakan Jawa Timur, tapi pelanggan dari berbagai daerah karena memang cocok untuk siapa saja. Masakan ini bisa menjadi alternatif menu bagi masyarakat di Salatiga,” ungkapnya.

Jadi bagi anda warga kota Salatiga atau yang saat ini sedang berada diperantauan jika pulang tidak ada salahnya mencoba kuliner Rujak Cingur buatan Zulistian Nurul Hidayah, yang asli dari kota Gresik ini, dijamin anda bisa menginggat mantan Kembali ( rief ).

 

BACA JUGA :

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Silaturrahmi Nasional perdana Annitho Aswaja digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026), dengan dihadiri ribuan anggota dan pengurus dari berbagai daerah. Organisasi perempuan di bawah JATMA...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri