URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat praktik Gapoktan Tani Subur di Desa Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang mampu menampung dan mengolah hasil panen dari delapan kelompok tani. Praktik tersebut ternyata mampu memangkas middle man atau perantara dalam distribusi beras.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mampu Pangkas Perantara Distribusi Beras, Ganjar Acungi Jempol Gapoktan Ambarawa Ini

Mampu Pangkas Perantara Distribusi Beras, Ganjar Acungi Jempol Gapoktan Ambarawa Ini

Mampu Pangkas Perantara Distribusi Beras, Ganjar Acungi Jempol Gapoktan Ambarawa Ini

featured-img

Kab. Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat praktik Gapoktan Tani Subur di Desa Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang mampu menampung dan mengolah hasil panen dari delapan kelompok tani. Praktik tersebut ternyata mampu memangkas middle man atau perantara dalam distribusi beras.

“Dulu pernah saya kunjungi, Gapoktan ini mengembangkan bisnisnya ini cukup bagus. Menampung hasil panen petani, langsung memproses dengan rice mill, dan langsung dijual. Tidak banyak middleman-nya, perantaranya nggak ada,” kata Ganjar usai mengunjungi Gapoktan Tani Subur, Selasa (13/9/2022).

Gapoktan Tani Subur sudah mengembangkan jaringan dari hulu ke hilir. Misal dadi hulu ada pendampingan dari penyuluh dan Dinas Pertanian, baik Provinsi maupun Kabupaten. Gapoktan Tani Subur juga membeli hasil panen dari petani di daerah Kendal untuk menutupi kekurangan pasokan produksi beras.

Sisi penjualan juga bagus karena mampu menciptakan jaringan pasar di wilayah Kabupaten Semarang. Termasuk menyasar para pegawai negeri sipil. Gapoktan itu sudah menyediakan beras siap jual dengan kemasan yang cukup bagus.

“Di sini langsung diolah sampai packaging. Pasarnya ternyata di Kabupaten Semarang luar biasa. PNS saja beli. Artinya sebenarnya dari ujung sana sampai ujung sini udah ada jaminan. Nah kalau model ini diterapkan, maka jaminan kesejahteraan para petaninya akan ada,” ungkap Ganjar didampingi Ketua Gapoktan Tani Subur, Komari.

Melalui manajemen itu, Gapoktan Tani Subur mampu memberikan kepastian kepada para petani terkait hasil panen. Khususnya delapan kelompok tani di pesisir Rawa Pening yang menjadi anggota Gapoktan.

“Baik Gapoktan maupun petani yang menjadi anggota bisa mendapatkan keuntungan yang baik dari proses itu. Tinggal manajemennya diperbaiki lagi agar lebih efisien. Harapannya dari kekuatan kecil ini nanti bisa direplikasi,” jelasnya.

Sejauh ini dari delapan kelompok tani di Desa Tambakboyo itu luas lahan pertanian padi mencapai 110 hektar. Rata-rata tiap 1 hektar menghasilkan sekitar 8 ton gabah kering. Sementara untuk proses penggilingan, Gapoktan Tani Subur mampu menggiling padi sebanyak 1,5 ton per hari.

“Tadi mereka butuh rice mill yang gede lagi kapasitasnya, vertical dryer atau pengering kira-kira Rp300juta. Itu bisa kredit pakai KUR, plafonnya bisa sampai Rp 500juta, suku bunganya rendah cuma enam persen, maka kita bisa ajari itu,” kata Ganjar.

BACA JUGA :

Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga