URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
enjelang Pilkada Kota Salatiga 2024, Majelis Daerah (MD) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Salatiga mengadakan survei melalui program Locus Intelektual untuk mengidentifikasi sosok pemimpin ideal dari perspektif masyarakat setempat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

MD KAHMI Kota Salatiga Gelar Survei, Sosok Wali Kota Ideal

MD KAHMI Kota Salatiga Gelar Survei, Sosok Wali Kota Ideal

MD KAHMI Kota Salatiga Gelar Survei, Sosok Wali Kota Ideal

enjelang Pilkada Kota Salatiga 2024, Majelis Daerah (MD) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Salatiga mengadakan survei melalui program Locus Intelektual untuk mengidentifikasi sosok pemimpin ideal dari perspektif masyarakat setempat.
Foto Arief Rasika
MD Kahmi saat gelar hasil survei sosok wali kota yang tepat bagi warga kota Salatiga 2024
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Menjelang Pilkada Kota Salatiga 2024, Majelis Daerah (MD) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Salatiga mengadakan survei untuk mengidentifikasi sosok pemimpin ideal dari perspektif masyarakat setempat. Survei ini dilakukan melalui program Locus Intelektual dan bertujuan memberikan wawasan kepada warga Salatiga dalam memilih pemimpin yang tepat.
Bagi pemilih, memilih pemimpin harus dibaca secara cermat dan bijak, begitu juga bagi yang ingin dipilih, untuk terpilih hendaknya cermat dan bijak pula dengan mengetahui apa maunya pemilih. Sebagai bagian dari upaya mencerdaskan seluruh warga masyarakat Salatiga, baik pemilih maupun terpilih, maka penting untuk menyampaikan hasil dari survei sosok Walikota harapan.

Survei ini dilakukan dengan menggunakan Rumus Slovin dalam menentukan ukuran sampel dengan tingkat signifikansi yang bisa dipilih. Pengisian angket dilakukan berdamping dari tanggal 5-15 Mei 2024 kepada 300 responden/dan atau informan dari 4 (empat) kecamatan di Kota Salatiga, yakni Sidorejo, Sidomukti, Tingkir, dan Argomulyo yang terdiri dari 23 (duapuluh tiga kelurahan), pria dan wanita berusia yang berusia 17 hingga di atas 65 tahun. Basis responden secara demografis dari keempat kecamatan tersebut dapat dilihat; Kecamatan Sidorejo 21%, Kecamatan Sidomukti 18%, kecamatan Tingkir 31%, dan Kecamatan Argomulyo 30%

Hasil survei menunjukkan karakter yang diinginkan masyarakat dalam memimpinan Kota Salatiga dengan menggunakan model kepemimpinan: Berpandangan visioner 49%, Berwawasan multikultural 26%, Sistem demokratis 21%, Kepemimpinan otoriter 2%, berbagi poin dengan Mengedepankan religiusitas 2%. Melalui verbatim angket, Model memimpinan yang layak digunakan oleh Walikota Salatiga menurut anda adalah yang mengedepankan model kepemimpinan: Demokratis, Otoriter, Visioner, Multikultural, Religius
Karakteristik yang kuat dalam hal integritas atau moralitas yang diinginkan warga Salatiga dari seorang pemimpin mencakup: Bersikap jujur 52%, Bertanggung jawab 31%, Bekerja keras 13%, Berperilaku disiplin 4%. Dengan verbatim kuisioner Integritas atau moralitas utama pemimpin Kota Salatiga yang Anda harapkan: Bersikap jujur, Bekerja keras, Bertanggung jawab, Berperilaku disiplin.

Dalam hal latar belakang pekerjaan, hasil survei menunjukkan preferensi berikut untuk pemimpin ideal: Tokoh agama dan tokoh pendidikan 37%, ASN dan TNI/POLRI 21%, Politisi dan partai 19%, Wiraswasta dan bisnis 16%, Aktivis Masyarakat 7%. Dengan verbatim kuisioner Latar belakang pemimpin yang ideal memimpin Kota Salatiga: ASN, TNI/POLRI, Tokoh agama/tokoh pendidikan, Wiraswasta/bisnis, Politisi/partai, Aktivis masyarakat.

Selain itu, survei juga menanyakan tentang wilayah konsentrasi visi/program kerja yang paling diinginkan untuk menjadi perhatian Walikota terpilih. Hasilnya adalah sebagai berikut: Perhatian terhadap fasilitas umum 42%, Dunia pendidikan 29%, Wahana wisata 22%, Kehidupan keberagamaan 7%. Dengan verbatim kuisioner Harapan wilayah perhatian konsentrasi visi untuk Kota Salatiga 2024-2029: Pendidikan, Agama, Pariwisata, Fasilitas umum.

Prof. Dr. Rasimin, M.Pd selaku Presidium MD KAHMI Kota Salatiga menegaskan; “Dari hasil survei ini memberikan pandangan bahwa warga Masyarakat Kota Salatiga memiliki standar ideal, seperti sosok pemimpin yang demokratis dan visioner, jujur dan bertanggung jawab. Selain itu, juga punya perhatian terhadap wilayah pendidikan dan fasilitas umum yang sekaligus dapat dijadikan wahana wisata dan rekreasi.”

Sementara Prof. Mukti Ali, Selaku Koordinator Presidium menekankan dalam sesi penutup pemaparan hasil survei ini bahwa, Locus Intelektual MD KAHMI Kota Salatiga berharap hasil survei ini dapat menjadi panduan bagi masyarakat Kota Salatiga dalam memilih pemimpin yang akan membawa perbaikan dan perubahan positif bagi kota ini pada Pilkada 2024. Lebih lanjut, survei ini juga diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi para calon pemimpin tentang apa yang benar-benar diinginkan dan dibutuhkan oleh warga masyarakat Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar