URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup  masyarakat terus dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo salah satunya melalui program bantuan rumah sehat layak huni (RSLH). Seperti di Desa Ngepanrejo, Bandongan, Magelang ada sebanyak 28 warga penerima bantuan tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Melalui Program RSLH, Ganjar Bangun 28 Rumah Warga Miskin

Melalui Program RSLH, Ganjar Bangun 28 Rumah Warga Miskin

Melalui Program RSLH, Ganjar Bangun 28 Rumah Warga Miskin

featured-img

MAGELANG – Pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup  masyarakat terus dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo salah satunya melalui program bantuan rumah sehat layak huni (RSLH). Seperti di Desa Ngepanrejo, Bandongan, Magelang ada sebanyak 28 warga penerima bantuan tersebut.

Desa Ngepanrejo memiliki jumlah sekitar 1400 kepala keluarga. Mayoritas dari mereka bermatapencaharian sebagai buruh tani, pengrajin besek bambu dan pengrajin arang.

Daryati, penerima bantuan RSLH di Desa Ngepanrejo menceritakan bahwa rumahnya dulu hanya berdinding anyaman bambu yang sudah rapuh. Bahkan berlubang di sana-sini.

“Iya, dulu dindingnya seperti itu (menunjuk dinding anyaman bambu,” katanya, Sabtu (8/10/2022).

Kalau hujan, kata dia, atap rumahnya bocor. Sehingga dia harus menyediakan panci-panci untuk menampung air.

“Kalau hujan bocor di semua ruangan. Kalau hujan repot,” tambahnya.

Namun, setelah rumahnya direnovasi atas program bantuan RSLH, kondisi itu sudah tidak terjadi lagi.

“Sekarang rumahnya sudah tembok batako dan atapnya esbes. Jadi, tidak bocor lagi,” lanjutnya.

Begitu pula dengan Siti Amara, yang tidak lagi khawatir rumahnya roboh bakal roboh karena tiang-tiangnya rapuh. Sebab, bantuan dari Gubernur telah merubah kondisi rumahnya menjadi lebih kokoh dan bagus.

“Kalau dulu dindingnya kayu dan bambu. Sekarang kan sudah batako,” paparnya.

Bagi Siti, hidupnya sekarang lebih tenang tanpa bayang-bayang ketakutan. Rumah yang dihuni bersama suami dan dua anaknya itu sudah aman dan nyaman.

“Dulu bocor semua kalau hujan, apalagi di belakang rawan longsor. Nah, sekarang sudah tidak bocor lagi dan rumahnya kokoh. Rasanya senang dapat bantuan,” jelasnya.

Siti mengaku sudah puluhan tahun tinggal di rumah itu. Tidak mampu merenovasu rumahnya karena suami hanya seorang kuli bangunan.

“Tidak mampu memperbaiki rumah karena tidak punya uang. Suami hanya kuli bangunan. Alhamdulillah senang sekarang bisa dapat bantuan,” kisahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ngepanrejo, Nur Hakim menuturkan bahwa desanya termasuk desa miskin dengan sekitar 1400 kepala keluarga.

“Di tahun 2022 ini, kamk dapat bantuan RTLH dari Pak Ganjar, 28 rumah,” ujarnya.

Bantuan tersebut, menurutnya, dapat membantu desanya untuk lepas dari jeratan kemiskinan. Dan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Iya, itu untuk mengentaskan kemiskinan dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terimakasih,” tandasnya.

Untuk saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis bisa merampungkan perbaikan Rumah Sehat Layak Huni (RSLH), pada tahun ini. Hingga Desember 2021, perbaikan RSLH di Jateng dengan menggunakan dana Bankeupemdes APBD telah mencapai 11.152 unit atau 98,76 persen dari total target 11.292 unit.

BACA JUGA :

Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging