URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puluhan plang agar pengendara berhati-hati saat berkendara di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) dipasang. Plang-plang tersebut di pasang di sepanjang JLS tepatnya di wilayah Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Minimalisir Laka, Puluhan Plang Tanda Peringatan dipasang Disepanjang Jalur JLS

Minimalisir Laka, Puluhan Plang Tanda Peringatan dipasang Disepanjang Jalur JLS

Minimalisir Laka, Puluhan Plang Tanda Peringatan dipasang Disepanjang Jalur JLS

Pj Walikota Salatiga bersama NU Sidomukti saat memasang plang doa di jls (Poto dok ist)
featured-img

Puluhan plang agar pengendara berhati-hati saat berkendara di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) dipasang.
Plang-plang tersebut di pasang di sepanjang JLS tepatnya di wilayah Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.

Pemasangan Plang yang bertuliskan bacaan doa-doa tersebut agar pengguna jalan lebih barhati-hati karena di JLS sering terjadi kecelakaan.

Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi mengatakan bahwa JLS ini merupakan salah satu jalan yang berpotensi terjadinya kecelakaan.

“Potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas tentu menjadi keprihatinan kita bersama,” kata Sinoeng kepada wartawan, Jumat (16/9/2022).

Menurutnya Pemerintah Kota telah membangun koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

“Namun hal tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat berupa konstruksi, karena secara teknis tentu akan banyak pikiran-pikiran yang memberikan alternatif dan hal tersebut bisa dilaksanakan dalam waktu mendatang,” paparnya.

Dirinya menambahkan potensi tersebut akan dilakukan langkah-langkah darurat.
“Pemerintah Kota seizin Pemerintah Pusat sudah memberikan rambu ijin di ujung jalan sebelum masuk turunan JLS,” ucapnya.

Sinoeng sendiri mengapresiasi dengan pemasangan plang-plang di JLS. “Ternyata hari ini dari pimpinan wilayah NU Kecamatan Sidomukti mengambil inisiatif untuk peduli dengan memasang rambu atau plang-plang ini,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya sudah melakukan kajian konstruksi pembuatan jalur penyelamat. “Kemarin sudah dilakukan kajian konstruksi jalan kita akan support pada tahun 2023 dan pemerintah pusat akan memberi opsi yang nanti akan diputuskan yaitu berupa jalur penyelamat,” katanya. ( rief )

Sinoeng saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah