URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan melakukan operasi pasar beras dengan menyiapkan 28 ton beras medium dengan harga Rp 8.500 per 5 kg di empat kecamatan untuk menstabilkan harga yang sedang naik. Operasi pasar ini dilakukan sampai mendekati bulan Ramadhan untuk membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan beras.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Naiknya Beras di Salatiga, Dinas Pedagangan Gelar Operasi Pasar, Sediakan 28 Ton Beras Murah

Naiknya Beras di Salatiga, Dinas Pedagangan Gelar Operasi Pasar, Sediakan 28 Ton Beras Murah

Naiknya Beras di Salatiga, Dinas Pedagangan Gelar Operasi Pasar, Sediakan 28 Ton Beras Murah

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Menyikapi naiknya harga beras di pasar-pasar Kota Salatiga, Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pedagangan menggelar operasi pasar di empat kecamatan dengan menyiapkan 28 Ton beras.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji mengatakan Pihaknya bekerjasama dengan Bulog dalam empat hari akan melakukan operasi pasar khusus komoditas beras.

“Masing-masing kecamatan itu mendapatkan alokasi sejumlah 7 ton. Jadi nanti itu empat kecamatan akan memperoleh 28 ton,” ungkap Aji kepada media di halaman Kantor Kecamatan Sidorejo, Salatiga Senin (6/3/2023).

Dijelaskan untuk jadwalnya Senin bertempat di Kecamatan Sidorejo, Selasa di Kecamatan Argomulyo, Rabu di Sidomukti, dan pada hari Kamis di Kecamatan Tingkir.

Masyarakat bisa membeli beras jenis medium dengan harga Rp 8.500. Harga itu lebih rendah dibandingkan harga di pasaran yang saat ini mencapai Rp 12.500.

“Masyarakat itu diizinkan membeli maksimal 2 kantong atau sebesar 10 kilogram,” ungkap Aji.

Diakui operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras yang akhir-akhir mengalami kenaikan. Operasi akan terus dilakukan sampai mendekati ramadhan.

“Tapi kita lihat dulu. Kalau harga masih tinggi akan digelar operasi pasar mendekati bulan ramadhan,” jelasnya.

Salah seorang warga Retno mengaku sangat terbantu dengan operasi beras yang dilakukan oleh Pemkot Salatiga. Dirinya menyebut saat ini beras terus mengalami kenaikan.

“Sangat terbantu karna kebutuhan pokok beras kan. Ini dapat harga Rp 8.500. Cukup lumayan selisihnya,” jelas Retno.

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved