URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Film "Ambyar Mak Byar" memberikan kejutan menarik kepada ratusan penonton di Studio 3 NSC Salatiga pada Sabtu (11/1/2025) petang. Setelah menikmati kisah cinta backstreet Bethari dan Jeru dalam grup campursari Konco Seneng, penonton dapat bertemu langsung dengan pemain utama seperti Annisa Hertami, Timoer Rumbai, Dyah Mulani, dan Amos Adhi Putra, yang merupakan putra asli Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Nonton Bareng Ambyar Mak Byar, Amos “Wektune Solotigo Mumbul Mumbul”

Nonton Bareng Ambyar Mak Byar, Amos “Wektune Solotigo Mumbul Mumbul”

Nonton Bareng Ambyar Mak Byar, Amos “Wektune Solotigo Mumbul Mumbul”

Film "Ambyar Mak Byar" memberikan kejutan menarik kepada ratusan penonton di Studio 3 NSC Salatiga pada Sabtu (11/1/2025) petang. Setelah menikmati kisah cinta backstreet Bethari dan Jeru dalam grup campursari Konco Seneng, penonton dapat bertemu langsung dengan pemain utama seperti Annisa Hertami, Timoer Rumbai, Dyah Mulani, dan Amos Adhi Putra, yang merupakan putra asli Salatiga.
Foto Arief Rasika
Sejumlah artis pemain film Ambyar Mak Byar, saat di studio 3 NSC Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada kejutan menarik saat ratusan pengunjung di studio 3 NSC Salatiga usai menyaksikan film terbaru Ambyar Mak Byar. Sabtu (11.1.2025) petang.

Bagaimana tidak setelah terhibur dengan film yang bercerita tentang kisah cinta diam-diam atau backstreet antara Bethari dan Jeru yang tergabung dalam grup musik campursari bernama Konco Seneng ini, penonton bisa bertatap muka langsung dengan pemain aslinya, diantaranya Annisa Hertami sebagai Gusti Ratu, Timoer Rumbai sebagai Kanjeng Ibu dan Dyah Mulani sebagai Istiyah serta Amos Adhi Putra berperan sebagai Rontek. Belakangan diketahui Amos merupakan putra asli Salatiga.

Amos Adhi Putra mengatakan dirinya bermain di film yang disutradarai oleh Puguh P.S. Admaja ini mendapatkan segudang penggalaman.

“Film Ambyar Mak Byar, Film musical pertama dengan konsep mengajak karaoke bersama, dan punya Misi ramah untuk tuna rungu karena closed caption” ujar Amos mengawali wawancaranya dengan rasikafm.com.

Menurutnya pesan yang disampaikan adalah jika seseorang ingin sesuatu maka harus diusahakan secara maksimal sampai terwujud.

“Aku iki dulurmu wong Solotigo asli, saiki Waktune Solotigo mumbul mumbul, kabeh biso angger diniati” ujarnya dalam bahasa jawa khas Salatiga.

Amos mengaku jika sdm warga kota Salatiga banyak yang maju. Terbukti beberapa artis terkenal juga berasal dari Salatiga.
Amos Putra berharap karya ini akan menjadi kebanggaan warga Kota Salatiga. “Semoga Pemerintah Kota juga mendukung SDM dari Kota Salatiga yang terjun di dunia perfilman.” Harapnya.

Hal senada diakui oleh Annisa Hertami. Menurut pemeran Gusti Ratu ini animo warga untuk menonton sangat bagus.”Animonya positif, heboh ambyar joget bareng, Bahkan dikota besar penontonya lebih ramai, film telah ditonton melalui 359 layar dari 1.400 show yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia”. Ujar Annisa bangga.

Ambyar Mak Byar, tidak hanya menyajikan alur cerita yang menarik. Dalam film yang dibintangi oleh pasangan penyanyi ternama Indonesia Happy Asmara dan Gilga Sahid ini merupakan sebuah film drama komedi yang mengangkat kisah tentang perjuangan wong cilik atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai orang kecil yang berasal dari status sosial kelas bawah.

Melalui film Ambyar Mak Byar, pemirsa akan diajak menyaksikan kisah tentang perjuangan sebuah band bernama Konco Seneng yang berusaha meraih impian mereka dalam menciptakan sebuah band dengan genre lagu baru dan berbeda. Cara yang dilakukan adalah menciptakan lagu-lagu koplo yang dikenal mampu membuat hidup lebih berwarna dan seru.

Tidak hanya dibintangi oleh Happy Asmara dan Gilga Sahid, film Ambyar Mak Byar juga turut menampilkan akting dari sejumlah pesohor Tanah Air.

Berikut pemain Ambyar Mak Byar, seperti dikutip dari IMDb:

Happy Asmara sebagai Bethari
Gilga Sahid sebagai Jeru
Evan Loss sebagai Rick
Angie Williams sebagai Aruna
Erick Estrada sebagai Novian
Yusril Fahriza sebagai Wahyu
Ariyo Wahab sebagai Gusti Argo
Helarius Daru sebagai Narboy Genk
Annisa Hertami sebagai Gusti Ratu
Dyah Novia sebagai Indar
Timoer Rumbai sebagai Kanjeng Ibu
Imam Mahendra sebagai Mahen
Dyah Mulani sebagai Istiyah
Ibnu Gundul sebagai Bapak
Nicholas Angga sebagai Bernadi
Amos Adhi Putra sebagai Rontek
Diajeng Shinta sebagai Yeni

Amos Adhi Putra putra asli Salatiga. Saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved