RASIKAFM.COM | SURUH – Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, tepatnya di Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk tersebut diduga gagal menanjak saat melaju dari arah Klego menuju Salatiga.
Berdasarkan keterangan sopir truk, Rukimin, kendaraan kehilangan tekanan angin pada kompresor saat berada di tanjakan sehingga truk tidak mampu melanjutkan perjalanan dan mundur. Saat mundur, truk diduga mengenai sepeda motor yang berada di belakangnya sebelum akhirnya menghantam sebuah bangunan di tepi jalan.
Truk dalam kondisi tanpa muatan, hanya membawa sopir dan seorang kenek. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material masih dalam pendataan. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Semarang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih menyelidiki kronologi pasti.
Sopir truk, Rukimin mengatakan, kendaraannya kehilangan tekanan angin pada kompresor saat berada di tanjakan sehingga truk tidak mampu melanjutkan perjalanan dan mundur.
“Jalan nanjak, kompresornya anginnya hilang. Sudah nanjak terus mundur. Saya dari Klego mau ke Salatiga,” jelas Rukimin.
Rukimin mengaku,, truk yang dikemudikannya sedang dalam kondisi tanpa muatan. Di dalam kabin, ia hanya ditemani seorang kenek ketika insiden terjadi.
“Muatan kosong, di dalam cuma saya sama kenek,” ujarnya.
Saat truk mundur, kendaraan tersebut diduga turut mengenai sepeda motor yang berada di belakangnya sebelum akhirnya menghantam sebuah bangunan di tepi jalan. Namun, jumlah sepeda motor yang terdampak maupun jumlah korban masih belum diketahui.
Mobil ambulans telah berada di lokasi kejadian melakukan penganan terhadap korban.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani mengatakan, petugas Unit Laka Lantas masih melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
“Saat ini piket laka masih mengecek korban. Untuk jumlah korban belum bisa dipastikan, namun korban dalam kondisi aman,” katanya.
Hingga kini, kronologi pasti kejadian masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.









