URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban

Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban

Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban

Petugas amankan lokasi laka truk (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SURUH – Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, tepatnya di Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk tersebut diduga gagal menanjak saat melaju dari arah Klego menuju Salatiga.

Berdasarkan keterangan sopir truk, Rukimin, kendaraan kehilangan tekanan angin pada kompresor saat berada di tanjakan sehingga truk tidak mampu melanjutkan perjalanan dan mundur. Saat mundur, truk diduga mengenai sepeda motor yang berada di belakangnya sebelum akhirnya menghantam sebuah bangunan di tepi jalan.

Truk dalam kondisi tanpa muatan, hanya membawa sopir dan seorang kenek. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material masih dalam pendataan. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Semarang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih menyelidiki kronologi pasti.

Sopir truk, Rukimin mengatakan, kendaraannya kehilangan tekanan angin pada kompresor saat berada di tanjakan sehingga truk tidak mampu melanjutkan perjalanan dan mundur.

“Jalan nanjak, kompresornya anginnya hilang. Sudah nanjak terus mundur. Saya dari Klego mau ke Salatiga,” jelas Rukimin.

Rukimin mengaku,, truk yang dikemudikannya sedang dalam kondisi tanpa muatan. Di dalam kabin, ia hanya ditemani seorang kenek ketika insiden terjadi.

“Muatan kosong, di dalam cuma saya sama kenek,” ujarnya.

Saat truk mundur, kendaraan tersebut diduga turut mengenai sepeda motor yang berada di belakangnya sebelum akhirnya menghantam sebuah bangunan di tepi jalan. Namun, jumlah sepeda motor yang terdampak maupun jumlah korban masih belum diketahui.

Mobil ambulans telah berada di lokasi kejadian melakukan penganan terhadap korban.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani mengatakan, petugas Unit Laka Lantas masih melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

“Saat ini piket laka masih mengecek korban. Untuk jumlah korban belum bisa dipastikan, namun korban dalam kondisi aman,” katanya.
Hingga kini, kronologi pasti kejadian masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026