URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengisian jabatan Sekda Kabupaten Semarang berakhir dengan pelantikan mengejutkan setelah seleksi panjang. Proses dipimpin BKPSDM bersama pansel di Ungaran, Jumat, untuk menjaring Sekda berkompeten. Seleksi ketat dilakukan guna memastikan lahirnya Sekda inovatif yang siap mendukung kinerja pemerintahan daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pelantikan Sekda Kabupaten Semarang Penuh Kejutan, Tiga Besar Calon Diundang Tanpa Tahu Hasil Akhir

Pelantikan Sekda Kabupaten Semarang Penuh Kejutan, Tiga Besar Calon Diundang Tanpa Tahu Hasil Akhir

Pelantikan Sekda Kabupaten Semarang Penuh Kejutan, Tiga Besar Calon Diundang Tanpa Tahu Hasil Akhir

Valeanto Soekendro, Sekda Kabupaten Semarang terpilih diambil sumpah jabatan saat menjalani pelantikan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (2/1/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Valeanto Soekendro, Sekda Kabupaten Semarang terpilih diambil sumpah jabatan saat menjalani pelantikan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (2/1/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang berlangsung panjang dan ketat hingga berujung pada pelantikan yang penuh kejutan. Tiga besar calon Sekda yang mengikuti seluruh tahapan seleksi diundang menghadiri pelantikan tanpa mengetahui siapa yang akhirnya ditetapkan sebagai Sekda definitif.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Semarang, Wenny Maya Kartika, menjelaskan seluruh proses seleksi Sekda telah dijalankan sesuai ketentuan dan dimulai dari pengajuan rekomendasi Bupati Semarang kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui sistem e-mutasi.

“Prosesnya memang cukup panjang. Dimulai dari rencana pelaksanaan pengisian jabatan Sekda oleh Bupati, termasuk pengajuan permohonan rekomendasi ke BKN yang memuat tahapan serta susunan panitia seleksi (pansel),” ujar Wenny saat dikonfirmasi di Ungaran, Jumat (2/1/2026).

Setelah rekomendasi BKN terbit, tahapan dilanjutkan dengan pembentukan pansel yang terdiri dari minimal lima orang. Unsurnya berasal dari pemerintah provinsi, akademisi, dan pakar. Akademisi yang terlibat antara lain Rektor UKSW, Rektor UNW, Wakil Rektor UIN Salatiga, serta pakar dari Undaris, ditambah unsur dari BKPSDM.

“Tahapan seleksi diawali dengan asesmen kompetensi manajerial dan sosiokultural yang bekerja sama dengan Assessment Center Biro Binkar SDM Mabes Polri dan dilaksanakan di Polda Jawa Tengah selama dua hari,” lanjutnya.

Seleksi kemudian dilanjutkan dengan tes gagasan tertulis berbasis teknologi informasi yang digelar di laboratorium Diskominfo Kabupaten Semarang. Peserta diwajibkan mengerjakan soal selama 2,5 jam menggunakan komputer yang telah disterilkan dari jaringan internet dan tanpa membawa perlengkapan apapun.

“Peserta juga harus langsung menyusun paparan PowerPoint. Semua harus benar-benar mandiri dan familiar dengan IT,” jelasnya.

Setelah itu, pansel melakukan wawancara mendalam untuk menguji kompetensi teknis. Gagasan tertulis yang sebelumnya disusun kembali diuji oleh pansel untuk melihat sejauh mana inovasi dan konsep calon Sekda ke depan.

“Harapannya Sekda yang terpilih bukan sekadar menjalankan rutinitas, tetapi punya inovasi dan konsep pembangunan,” kata Wenny.

Seluruh hasil seleksi, mulai dari rekam jejak, asesmen Mabes Polri, hingga wawancara, kemudian digabungkan dalam rapat hasil akhir pansel. Tiga nama dengan nilai tertinggi dilaporkan kepada Bupati Semarang dan selanjutnya diajukan kembali ke BKN. Meski rekomendasi juga dimintakan kepada Gubernur Jawa Tengah, tetap muncul tiga besar yang sama.

“Keputusan terakhir tetap ada di Bupati,” tegas Wenny.

Tiga nama yang muncul itu adalah Kepala Bapperida M. Muslih, Kepala Dispendukcapil Tajudin Noor dan Kepala DPU Valeanto Soekendro. Yang menarik, saat pelantikan digelar, ketiga calon Sekda sama-sama diundang tanpa diberi tahu hasil akhir seleksi.

“Pelantikannya memang surprise. Kami tidak membuat undangan khusus hanya untuk pejabat yang dilantik, tapi ketiganya kami undang untuk menyaksikan. Mereka juga tidak ada yang bertanya kenapa diundang,” ungkapnya.

Nama Valeanto Soekendro akhirnya keluar sebagai Sekda terpilih. Ia langsung menjalankan tugas tanpa masa jeda. Wenny juga mengungkapkan ke depan masih terdapat sejumlah jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan, serta Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga.

“Untuk beberapa OPD tertentu akan diisi oleh pejabat senior, bukan melalui promosi,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga