URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kasus pembobolan rekening menimpa Ari Wibowo di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 28 Juli 2025, dengan kerugian lebih dari Rp 750 juta. Pelaku sindikat perbankan mengganti kartu ATM secara ilegal menggunakan KTP palsu. Polisi menangkap tiga tersangka di Sidrap dengan barang bukti puluhan ATM, KTP palsu, hingga motor hasil kejahatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pembobol ATM asal Sidrap Dibekuk Polisi, Pelaku Mengaku Uang Hasil Kejahatan Tidak untuk Nyawer

Pembobol ATM asal Sidrap Dibekuk Polisi, Pelaku Mengaku Uang Hasil Kejahatan Tidak untuk Nyawer

Pembobol ATM asal Sidrap Dibekuk Polisi, Pelaku Mengaku Uang Hasil Kejahatan Tidak untuk Nyawer

featured-img

RASIKAFM.COM – Ari Wibowo (48), uang di ATM Rp 750 juta  lebih di rekeningya dibobol dengan modus pergantian kartu ATM secara ilegal di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 28 Juli 2025. Kasus pembobolan rekening ini berawal ketika Ari tidak bisa mengakses aplikasi perbankan miliknya pada Rabu (6/8/2025).

Saat mengecek ke kantor cabang bank di Salatiga, Ari mendapati fakta mengejutkan yakni kartu ATM atas namanya telah diganti di kantor cabang utama Pare-Pare tanpa sepengetahuannya.

Kapolres Salatiga AKBP Veronica menjelaskan, pelaku datang ke bank dengan membawa KTP palsu atas nama Ari Wibowo. Meski nama yang tercantum adalah milik korban, foto yang digunakan merupakan foto pelaku.

“Sebelum melakukan pergantian kartu ATM, pelaku menyiapkan dokumen pendukung termasuk data diri korban dan NIK. Bahkan sistem mesin digital bank dapat membaca KTP palsu tersebut,” ujar AKBP Veronica.

Menurut Kapolres Pelaku Ditangkap di Sidrap Hasil penyelidikan Satreskrim Polres Salatiga melacak jejak pelaku hingga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Dengan bantuan Tim Resmob Polda Sulsel dan Polres Sidrap, polisi menangkap tiga orang, yakni Muhammad Ansyar (37), Agussalim (33), dan Sunarti (36). Ketiganya diketahui merupakan warga Sidrap dan diduga bagian dari sindikat kejahatan perbankan.

Dari tangan mereka, polisi mengamankan puluhan barang bukti berupa kartu ATM dari berbagai bank, belasan KTP palsu, buku tabungan, 19 unit telepon seluler, 15 kartu SIM, dua sepeda motor, serta barang-barang mewah yang diduga hasil kejahatan. Agussalim mengaku berperan sebagai eksekutor lapangan bersama rekannya.

Agussalim menyebut, uang nasabah sebesar Rp 750 juta tersebut diambil dalam lima kali transaksi di mesin ATM berbeda. “Uangnya buat kebutuhan sehari-hari, lalu bayar utang dan membeli sepeda motor,” ujarnya.

Tersangka juga mengaku uang hasil kejahatan tidak digunakan untuk Nyawer tempat hiburan malam di Sidrap.

BACA JUGA :

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana
Sempat Blokade Perbatasan Ungaran-Semarang, Empat Kreak Bersenjata Tajam Dibekuk Polisi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik pedagang tempe di kawasan Pasar Pagi Salatiga yang terjadi pada 4 Mei 2026. Pelaku berinisial CN, warga Banyubiru, Kabupaten Semarang, ditangkap bersama sejumlah barang bukti setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan laporan korban.
Masih Rejeki! Motor Kharis Hilang Dicuri, Namun Akhirnya Bisa Kembali
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana
Kasus Penganiayaan di Tempat Karaoke Bandungan, Anggota DPRD Temanggung Resmi Ditahan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved