URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Permasalahan pemindahan tiang listrik di Dusun Banjaran Cengklik, Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang menjadi perbincangan warganet. Manager PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga, Arif Rohmatin memberikan penjelasan bahwa biaya pemindahan tiang listrik besaran nominal untuk pihak ketiga dan dibebankan kepada pemohon sesuai UU Ketenagalistrikan. Pelanggan dapat mengajukan surat permohonan keringanan dengan menggunakan material bekas yang layak pakai.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemindahan Tiang Listrik Dikenakan Biaya, PLN UP3 Salatiga Beri Penjelasan

Pemindahan Tiang Listrik Dikenakan Biaya, PLN UP3 Salatiga Beri Penjelasan

Pemindahan Tiang Listrik Dikenakan Biaya, PLN UP3 Salatiga Beri Penjelasan

Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Permasalahan pemindahan tiang listrik seorang warga Dusun Banjaran Cengklik RT 039/ RW 7, Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang menjadi perbincangan di kalangan warganet. Pasalnya, dalam surat permohonan tersebut, sang pemohon dikenakan biaya sebesar Rp 4.307.735.

Menyikapi hal itu, Manager PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga, Arif Rohmatin memberikan penjelasan bahwa permohonan dan keluhan yang disampaikan oleh pemohon telah ditanggapi secara tertulis sesuai dengan mekanisme yang berlaku di PLN. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan survei ke lokasi sesuai dengan permohonan yang disampaikan.

“Kami juga telah hitung berkenaan dengan biaya yang timbul akibat permohonan pemindahan tiang listrik di lahannya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (7/2/2023).

Terkait dengan pengenaan biaya tersebut, lanjut Arif, hal itu merupakan besaran nominal untuk pihak ketiga yang nantinya akan melaksanakan pekerjaan pemindahan. Permohonan ini telah dijawab secara resmi melalui surat maupun menjelaskan langsung kepada pemohon yang bersangkutan. Pihaknya juga telah menawarkan opsi penanganan yang lain yakni dengan penegakan tiang. Sesuai ketentuan, biaya penegakan tiang listrik ditanggung sepenuhnya oleh PT PLN melalui dana kontinjensi. Akan tetapi yang bersangkutan memilih untuk pemindahan dalam waktu dekat. Sehingga yang berlaku di PLN adalah mekanisme pekerjaan fihak ketiga (PFK) dengan konsekuensi biaya yang ditimbulkan dibebankan kepada pemohon sesuai UU Ketenagalistrikan.

“Jadi pelanggan bisa mengajukan surat permohonan keringanan dan biasanya bisa kami bantu dengan menggunakan material bekas, namun masih handal atau layak pakai sehingga biayanya bisa lebih ringan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, sekitar bulan Desember 2022 lalu seorang warga bernama Agung Widodo, warga Dusun Banjaran Cengklik, Desa Cukilan, Kecamatan Suruh memang mengajukan surat permohonan pemindahan tiang listrik yang berada di atas lahan miliknya kepada PLN UP3 Salatiga.

Permohonan pemindahan tiang listrik ini disampaikan karena kondisinya sudah miring dan bisa membahayakan akses jalan lingkungan dusun. Surat permohonan itu direspons oleh pihak PLN UP3 Salatiga, namun isi surat jawaban tidak seperti apa yang diharapkannya. Karena dalam surat tersebut menerangkan, untuk pemindahan tiang listrik dari titik awal biayanya akan dibebankan kepada pemohon dan besarannya mencapai Rp 4.307.735, yang didasarkan UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. (win)

 

BACA JUGA :

Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman
Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menegaskan pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa merupakan langkah strategis menghadapi rob dan abrasi, namun tidak boleh mengabaikan persoalan sosial masyarakat pesisir. Dalam kuliah umum di Universitas Islam Sultan Agung, Selasa (2/6/2026), ia meminta proyek tanggul laut raksasa diintegrasikan dengan perlindungan lingkungan, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta kajian dampak sosial dan ekologis yang komprehensif.
Tak Cukup Bangun Tanggul Raksasa, Menteri LH Soroti Ancaman Penurunan Tanah di Pantura
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi memicu genangan rob di sejumlah wilayah pesisir Semarang dan pantura Jawa Tengah saat aktivitas laut dan pasang siang berlangsung.
04 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, serta Pantura tengah hingga barat Jawa Tengah pada sore hingga malam hari.
04 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur Pegunungan dan Pantura Barat Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di...
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
PT Pertamina Patra Niaga menggelar simulasi keadaan darurat terintegrasi di kawasan Integrated Terminal Semarang untuk menguji kesiapsiagaan menghadapi kebocoran minyak, kebakaran kapal nelayan, hingga...
Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik pedagang tempe di kawasan Pasar Pagi Salatiga yang terjadi pada 4 Mei 2026. Pelaku berinisial CN, warga Banyubiru, Kabupaten Semarang, ditangkap bersama sejumlah barang bukti setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan laporan korban.
Masih Rejeki! Motor Kharis Hilang Dicuri, Namun Akhirnya Bisa Kembali
Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik pedagang tempe di kawasan Pasar Pagi Salatiga yang terjadi pada 4 Mei 2026. Pelaku berinisial CN, warga Banyubiru, Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved