URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, melaksanakan kegiatan Mbak Ita Sapa Warga di Kelurahan Sumurboto, Banyumanik, sebagai bagian dari program kunjungan langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kota Semarang guna memberikan dukungan dan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang jaring Aspirasi lewat “Mbak Ita Sapa Warga” secara Langsung

Pemkot Semarang jaring Aspirasi lewat “Mbak Ita Sapa Warga” secara Langsung

Pemkot Semarang jaring Aspirasi lewat “Mbak Ita Sapa Warga” secara Langsung

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, melaksanakan kegiatan Mbak Ita Sapa Warga di Kelurahan Sumurboto, Banyumanik, sebagai bagian dari program kunjungan langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kota Semarang guna memberikan dukungan dan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.
(Foto: Humas Pemkot Semarang)
Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, saat menggelar program Mbak Ita Sapa Warga di Tlogosari Kulon, Jumat (9/6/2023).
featured-img

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyambangi Kelurahan Sumurboto, Banyumanik dalam rangkaian kegiatan Mbak Ita Sapa Warga, Rabu (14/6/2023). Rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan di beberapa kelurahan di Kota Semarang. Mbak Ita Sapa Warga adalah program jemput bola yang dicanangkan Pemerintah Kota Semarang untuk mengetahui aspirasi masyarakat di lapangan secara langsung, sekaligus mengadakan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini adalah bagaimana program-program Pemerintah Kota Semarang ini mengena kepada masyarakat. Jadi tidak hanya mendengarkan aspirasi lalu sudah selesai. Bagaimana kita bisa memberikan support kepada masyarakat. Ada ketahanan pangan, Pak Rahman, pelayanan KB, KTP, pembayaran PBB, semua ini mengeroyok,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu.

“Saya memang menyampaikan bahwa teman-teman ini jangan satu-satu acaranya, kalau satu-satu kecil. Beda kalau bersama-sama jadi besar masyarakat datang, masyarakat juga mendapatkan manfaat (mengakses pelayanan) di samping aspirasinya tersampaikan,” imbuh wali kota perempuan pertama di ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Menurut Mbak Ita, program ini menjadi wujud komitmen jajarannya untuk mendeteksi dan menyelesaikan masalah dari level pemerintahan terdasar. Dirinya menjelaskan, dengan mengidentifikasi potensi-potensi permasalahan yang ada di setiap kelurahan maka akan memudahkan dalam mengimplementasikan solusi, pembagian bantuan, hingga memonitor proses pengembangannya.

“Kalau mulai dari bawah, mulai dari kecil ini kita bisa selesaikan, di atasnya itu tidak berat. Tapi kalau top down itu akan berat mengurainya. Maka kita buat program itu per kelurahan. Pastinya berbeda antara kelurahan satu dengan lainnya,” terang Mbak Ita.

“Contohnya kemarin di Tlogosari Kulon, dia lebih karena banjir, saluran, dan itu kan muara. Kemudian Tugurejo pesisir, di sana berbeda penghidupannya dengan di Sumurboto. Sumurboto sendiri masyarakatnya lebih ke menengah ke atas hanya ada beberapa titik yang mengalami kemiskinan ekstrem. Identifikasi ini yang diperlukan untuk merancang program yang sesuai kebutuhan masyarakat. Harapannya dengan bottom up ini dapat menyelesaikan masalah,” tutup Mbak Ita.

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga