URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Mulai Kembali Nyalakan Bridge Fountain di Kanal Banjir Barat

Pemkot Semarang Mulai Kembali Nyalakan Bridge Fountain di Kanal Banjir Barat

Pemkot Semarang Mulai Kembali Nyalakan Bridge Fountain di Kanal Banjir Barat

featured-img

RASIKAFM – Penurunan status PPKM Kota Semarang menjadi level 2 sejak minggu lalu mendorong berbagai aktivitas di wilayah ibu kota provinsi Jawa Tengah berangsur dibuka. Termasuk salah satunya aktivitas pariwisata di Kota Semarang, yang meski dengan penerapan pembatasan yang ketat, namun telah mampu sedikit menggerakkan perekonomian.

Pemerintah Kota Semarang pun juga mulai kembali mengaktifkan sejumlah daya tarik wisata yang berada dalam pengelolaannya. Di antaranya seperti Semarang Zoo, Goa Kreo, Taman Lele, dan tak ketinggalan Semarang Bridge Fountain yang beberapa tahun kebelakang menjadi tujuan para wisatawan ke kota lumpia. Kebijakan itu merupakan bagian dari upaya pembukaan bertahap aktivitas di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sendiri mengungkapkan, dengan pembukaan aktivitas secara bertahap, diharapkan tidak terjadi euforia di masyarakat yang dapat berdampak buruk pada penanganan covid-19 yang masih menjadi fokus utama. Untuk itu Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun meminta, agar masyarakat tidak berkerumun di sekitar lokasi Semarang Bridge Fountain selama dihidupkan.

“Konteksnya belum sebagai daya tarik wisatawan seperti sebelum pandemi lalu. Maka kalau mau melihat silahkan, tapi tidak boleh ada kerumunan, karena masih dinyalakan terbatas, hanya satu sesi pada hari Jumat dan Sabtu saja,” tutur Hendi. “Saya selalu mengingatkan pandemi belum usai, maka walaupun ativitas di Kota Semarang sudah mulai dibuka sejak minggu lalu, tapi tetap harus bijak memilah mana yang harus dilakukan mana yang tidak,” pesannya.

Seperti yang disampaikan oleh Hendi, adapun bila sebelum pandemi dalam satu pekan Semarang Bridge Fountain akan dihidupkan pada Jumat dan Sabtu dalam dua sesi, untuk sementara ini hanya akan digelar dalam satu sesi. Setelah berhenti beratraksi sejak masa awal pandemi, air mancur menari di jembatan Kanal Banjir Barat Kota Semarang tersebut akan kembali menyala hanya pada Jumat dan Sabtu pukul 20.00 – 20.30 WIB.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum sendiri telah menyiapkan sarana wastafel dan air bersih untuk cuci tangan pada beberapa titik, diantaranya seperti di Taman Kokrosono untuk sisi timur, serta sekitar tempat duduk di Jalan Bojongsalaman untuk sisi barat. Harapannya pengunjung dapat memanfaatkan sarana tersebut jika ingin melihat atraksi Semarang Bridge Fountain dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Warga Semarang pun nampak antusias dengan kembali dihidupkannya Semarang Bridge Fountain. Hal tersebut nampak dalam kolom komentar unggahan di Instagram @Hendrarprihadi, yang turut bersukacita. “Alhamdulilah, Sabtu kemarin pas lewat bisa nonton, bagus banget”, ungkap salah satu wargane. Beberapa warga lain juga menyambut baik kembalinya sejumlah aktivitas di Kota Semarang setelah melewati masa – masa genting pandemi covid-19.

BACA JUGA :

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi