URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah taktis dalam menanggapi lonjakan harga cabai yang mencapai Rp90 ribu-Rp100 ribu per kilogram dengan menggelar operasi pasar murah di tiga pasar strategis Kota Semarang, yakni Pasar Karangayu, Peterongan, dan Gayamsari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemprov Jateng Gelar Operasi Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Cabai

Pemprov Jateng Gelar Operasi Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Cabai

Pemprov Jateng Gelar Operasi Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Cabai

Pemprov Jateng gelar operasi padar murah untuk stabilkan barga cabai, Sabtu (9/12/2023).

Foto: Dok. Pemprov Jateng

Pemprov Jateng gelar operasi padar murah untuk stabilkan barga cabai, Sabtu (9/12/2023).
Featured Image

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah proaktif dengan menggelar operasi pasar guna menstabilkan harga cabai yang telah mencapai kisaran Rp90 ribu-Rp100 ribu per kilogram, Sabtu (9/12/2023)

Operasi pasar ini difasilitasi oleh BUMD PT Jateng Agro Berdikari bekerja sama dengan Disperindag, Dishanpan, dan Dinkop UKM. Tiga pasar di Kota Semarang, yakni Pasar Karangayu, Peterongan, dan Gayamsari, menjadi lokasi strategis yang dijadikan panggung untuk menjual cabai dengan harga terjangkau, berkisar Rp69 ribu hingga Rp78 ribu per kilogram. Jumlah cabai yang tersedia mencapai satu ton.

Instruksi Penjabat Gubernur Jateng: Stabilkan Harga Cabai untuk Meringankan Beban Ekonomi

Menanggapi kondisi pasar yang memprihatinkan, Kepala Biro Perekonomian Setda Jateng, July Emmylia, menyatakan bahwa operasi pasar akan berlangsung selama seminggu ke depan sebagai upaya menurunkan harga cabai.

Menurut Emmylia, stabilitas harga ini merupakan instruksi langsung dari Penjabat Gubernur Jateng, Nana Sudjana. Operasi pasar diharapkan dapat memengaruhi psikologis pasar dan mengatasi kepanikan masyarakat terhadap kenaikan harga cabai yang, menurutnya, sebagian disebabkan oleh faktor produksi yang berkurang akibat kemarau panjang akibat fenomena El-Nino.

Emmylia menjelaskan bahwa Pemprov Jateng mengambil cabai langsung dari petani-petani di daerah Wonosobo, Boyolali, dan Temanggung. Selain itu, untuk memberikan dampak positif terhadap harga, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp10 ribu per kilogram. Ia menekankan bahwa operasi pasar juga dilaksanakan di beberapa kabupaten, seperti Cilacap, Banyumas, Blora, dan Batang.

Melibatkan Masyarakat: Pemprov Jateng Dorong Penanaman Cabai di Pekarangan

Seiring upaya menstabilkan harga, Pemprov Jateng juga mengajak warga untuk terlibat dalam menyelesaikan masalah ini. Penjabat Gubernur Jateng mengimbau masyarakat untuk menanam cabai di pekarangan sebagai langkah antisipatif untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

Selain itu, Pemprov Jateng mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dengan membandingkan harga dan kualitas, mengingat perbedaan harga yang signifikan bahkan di pedagang bersebelahan.

Selain cabai, Pemprov Jateng juga menjalankan operasi pasar untuk komoditas beras dengan hasil yang positif, yaitu penurunan harga beras. Konsumen seperti Abdul dan Yuni menyambut baik inisiatif Pemprov Jateng dengan mengungkapkan bahwa operasi pasar cabai telah membantu meringankan beban ekonomi mereka, mengingat harga cabai yang sempat mencapai Rp90 ribu per kilogram. Harapan mereka adalah agar langkah-langkah ini dapat terus membantu menurunkan harga cabai dan memperbaiki situasi ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama ISEI Cabang Semarang dan LPS menggelar Seminar Perekonomian Jawa Tengah, diseminasi laporan ekonomi daerah, serta pelantikan pengurus ISEI periode 2026–2029 di Borobudur Hall LPPM Universitas Negeri Semarang. Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta itu memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas, mempercepat digitalisasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang kuat, merata, dan berkelanjutan di tengah tantangan global.
Bank Indonesia, ISEI, dan LPS Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Jawa Tengah yang Lebih Kuat dan Berkelanjutan
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 19–20 Mei 2026 guna menjaga stabilitas Rupiah dan mengendalikan inflasi di tengah gejolak ekonomi global akibat konflik Timur Tengah. Kebijakan ini ditempuh saat nilai tukar Rupiah melemah ke level Rp17.700 per dolar AS, meski pertumbuhan ekonomi nasional dan sektor perbankan masih menunjukkan kinerja positif.
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,25 Persen, Rupiah dan Inflasi Jadi Fokus Utama
Bank Indonesia bersama pemerintah pusat dan daerah menjaga inflasi wilayah Jawa tetap terkendali sepanjang 2026 melalui penguatan pasokan pangan dan stabilitas harga. Strategi dilakukan lewat pengendalian inflasi pangan, peningkatan produksi pertanian, perbaikan distribusi logistik, hingga penguatan ketahanan pangan berkelanjutan di berbagai daerah Pulau Jawa.
Bank Indonesia dan Pemerintah Perkuat Strategi Jaga Inflasi Pangan di Wilayah Jawa
Bank Indonesia terus memperkuat kualitas dan pengamanan uang rupiah untuk menjaga simbol kedaulatan negara di tengah tren penurunan temuan uang palsu hingga 2025. Penguatan dilakukan melalui teknologi unsur pengaman modern, pemusnahan uang tidak layak edar, serta edukasi masyarakat menggunakan metode 3D untuk mengenali keaslian rupiah.
Rupiah Makin Sulit Dipalsukan, Bank Indonesia Catat Tren Penurunan Uang Palsu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta kesiapan calon guru mengabdi di berbagai daerah Indonesia dengan menjunjung nilai keberagaman dan persatuan bangsa.
Pupuk Nilai Kebangsaan, Ratusan Mahasiswa PPG UKSW Ikuti Diklat Bela Negara
Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad...
Cuaca di Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi dengan suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dan kelembapan 60–90 persen. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam di beberapa wilayah Jawa Tengah.
23 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berpotensi Hujan Disertai Petir Sore hingga Malam
Cuaca di Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi dengan suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dan...
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari...
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah membongkar dugaan penghimpunan dana ilegal berkedok koperasi yang dijalankan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dalam konferensi pers di Semarang, Kamis (21/5/2026)....
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama ISEI Cabang Semarang dan LPS menggelar Seminar Perekonomian Jawa Tengah, diseminasi laporan ekonomi daerah, serta pelantikan pengurus ISEI periode 2026–2029 di Borobudur Hall LPPM Universitas Negeri Semarang. Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta itu memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas, mempercepat digitalisasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang kuat, merata, dan berkelanjutan di tengah tantangan global.
Bank Indonesia, ISEI, dan LPS Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Jawa Tengah yang Lebih Kuat dan Berkelanjutan
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama ISEI Cabang Semarang dan LPS menggelar Seminar Perekonomian Jawa Tengah, diseminasi laporan ekonomi daerah, serta pelantikan pengurus ISEI periode 2026–2029...
Muat Lebih

POPULER

Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
DPRD Kota Salatiga menolak rencana penerapan parkir berbayar di puskesmas dan meminta Pemerintah Kota Salatiga menunda kebijakan tersebut. Anggota Komisi A Agus Warsito menilai tarif parkir akan memberatkan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi mayoritas pengguna layanan puskesmas sehingga perlu kajian mendalam, termasuk dasar hukum dan aspek pelayanan sebelum diterapkan.
Dewan Tolak Parkir Berbayar di Puskesmas, Kebijakan harus Dikaji Ulang
PT Trans Marga Jateng mencatat peningkatan arus kendaraan di Gerbang Tol Ungaran dan Bawen dalam dua tahun terakhir seiring tingginya mobilitas wisatawan menuju kawasan Bandungan dan sekitarnya. Pertumbuhan trafik didorong akses tol yang lebih efisien sehingga turut meningkatkan aktivitas pariwisata, UMKM, kuliner, dan penginapan.
GT Ungaran dan Bawen Kian Strategis, Jadi Gerbang Utama Wisata Jawa Tengah