URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, motif dari pelaku nekat melakukan kekerasan karena sakit hati wanita simpanannya bernama Tasya Rizal Saputri dilecehkan denga membuat bekas kecupan merah di dadanya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penganiayaan Berujung Maut di Hotel Asia Semarang Terungkap, Polisi: Motifnya Cemburu

Penganiayaan Berujung Maut di Hotel Asia Semarang Terungkap, Polisi: Motifnya Cemburu

Penganiayaan Berujung Maut di Hotel Asia Semarang Terungkap, Polisi: Motifnya Cemburu

featured-img

SEMARANG – Kasus penganiayaan berujung maut di Hotel Oewa Asia yang berada di Jalan Kolonel Sugiono nomor 12, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kamis (20/10/2022) dini hari terungkap.

Pelaku bernama Moh Najib (28) menyerahkan diri kepada kepolisian setelah mendapat kabar bahwa korban bernama Anggriawan alias Kacang (34) meninggal dunia akibat ulahnya.[irp posts=”44151″ name=”Penganiayaan Berujung Maut di Hotel Asia Semarang”]

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, motif dari pelaku nekat melakukan kekerasan karena sakit hati wanita simpanannya bernama Tasya Rizal Saputri dilecehkan denga membuat bekas kecupan merah di dadanya.

Aksi kekerasan ini bermula saat pelaku dan kekasihnya bermalam di lokasi kejadian pada Rabu (19/10/202). Keduanya kemudian melakukan hubungan layaknya suami istri dalam kondisi lampu dimatikan.

Namun saat lampu dinyalakan, pelaku kemudian melihat bekas tanda merah layaknya dicium oleh orang lain di bagian dada wanitanya.

“Motifnya cemburu, sakit hari. Jadi Najib ini tanya ke teman wanitanya kenapa ada tanda khusus di bagian tubuhnya. Lalu dijelaskan ini adalah hadiah dari orang lain,” ujar Irwan saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Kamis (20/10/2022

Pelaku yang tengah mabuk itu pun langsung naik pitam ketika mendengarkan penjelasan kekasihnya. Warga, Bandarharjo Semarang Utara ini lantas meminta Tasya menghubungi korban dan diminta untuk datang ke kamar hotelnya.

“Saat itu pelaku dalam keadaan mabuk. Setelah korban datang, kemudian pelaku melalukan penusukan dengan pisau lipat ke pipi, kepala, perut dan korban,” paparnya

Korban dengan kondisi berdarah darah kemudian dilarikan ke RSUP dr Kariadi oleh dua orang rekan pelaku. Sementara pelaku melarikan diri ke arah Demak.

“Korban meninggal dunia di rumah sakit dengan mengalami luka parah di bagian perut dan kepala,” katanya.

Sementara itu, pelaku mengaku emosi saat melihat ada tanda ‘cupang’ di dada korban. Pria 4 anak itu mengatakan, kamar yang ia pesan diatasnamakan temannya yang bernama Nurul.

“Saya sudah nikah, anak saya 4. Pacaran sudah 5 bulan. Saya nyuruh teman saya, saya ketakutan lalu saya minta temen saya antarkan ke rumah sakit,” bebernya

Di sisi lain, kekasih pelaku, Tasya menjelaskan, saat itu korban juga membawa celurit. Wanita yang berprofesi sebagai pemandu karaoke itu meminta korban untuk menjelaskan hubunganya dengan pelaku.

“Tanda merah itu ada dua hari sebelum kejadian. Korban tamuku. Saya minta dia jelasin (ke pelaku),” kata Tasya.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan oleh kepolisian. Sedangkan Tasya masih dalam pendalaman kepolisian apakah terlibat dalam penganiayaan berujung maut tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka Najib dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dan terancam penjara paling lama 15 tahun.

BACA JUGA :

Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging