URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, dan jajaran forkopimda menyaksikan keceriaan dan semangat dalam Pawai Ta'aruf di Kota Salatiga. Acara ini diikuti oleh 58 sekolah dari tingkat RA hingga SMA Islam, menunjukkan semangat keberagaman dan toleransi. Pawai Ta'aruf ini juga menjadi bagian dari peringatan 1 Muharram 1445 H/2023M serta menyambut ulang tahun Salatiga ke-1273.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati 1 Muharram 1445, Puluhan Sekolah Ikuti Pawai Ta’aruf Tingkat Kota Salatiga

Peringati 1 Muharram 1445, Puluhan Sekolah Ikuti Pawai Ta’aruf Tingkat Kota Salatiga

Peringati 1 Muharram 1445, Puluhan Sekolah Ikuti Pawai Ta’aruf Tingkat Kota Salatiga

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi bersama Denok Respati Sinoeng dan jajaran forkopimda kota Salatiga menyaksikan Pawai Ta’aruf yang diikuti oleh 58 Sekolah dari tingkat RA sampai SMA Islam di Kota Salatiga, di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (19/07/2023).

Dalam kesempatan ini, Sinoeng menyampaikan jika kegiatan ini menunjukkan kehidupan keberagamaan di kota Salatiga. Karena keceriaan, semangat dan suka cita terlihat dari para peserta yang ikut Pawai Taaruf tersebut.

“Ini bagian dari kita untuk meneguhkan semangat keberagaman dalam peringatan 1 Muharram 1445 H/2023M. Seluruh TK, RA, SD bahkan MI, SMP, SMA mengikutinya. Tahun baru Islam ini adalah sebuah renungan, kontemplasi satu tahun kedepan, dan mudah mudahan langkah kontribusi kita kepada Kota Salatiga, Indonesia, dan juga kepada kemanusiaan. Semangat dari pawai Ta’aruf ini adalah gegap gempitaan anak anak dengan semangat toleransi,” kata Sinoeng.

Menurutnya, kegiatan ini sebagai ajang dalam toleransi keberagaman sekaligus untuk untuk menyambut ulang tahun Salatiga ke 1273, tanggal 24 Juli 2023 mendatang.

“Saya juga menyampaikan terimakasih kepada bapak ibu guru, dan orang tua murid karena mereka juga ikut pawai, dan ini menjadi entitas yang perlu kita apresiasi dari potensi masing masing sekolah. Tadi ada yang ceria, capek ada yang nangis juga, karena saya yakin itu dandan(bersolek) nya sebelum subuh. Dan yang sorak sorak justru ibu ibunya. Tapi inilah ekspresi yang sangat bagus, dan insyallah akan kita gelar setiap tahun dan lestarikan di tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Vidio suasana saat ribuan peserta ikuti pawai Taaruf Salatiga

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting