URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Semarang semakin mendekat, dengan sejumlah partai politik mulai menyiapkan strategi untuk memenangkannya. PDI Perjuangan Kabupaten Semarang telah memberikan sinyal dan mempersiapkan calon yang akan diusung setelah menyelesaikan tahapan rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024, di mana mereka berhasil meraih 18 kursi di DPRD, naik dua kursi dari Pemilu 2019. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang,

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pilkada 2024 Kabupaten Semarang, PDIP dan PKS Mulai Ancang-ancang

Pilkada 2024 Kabupaten Semarang, PDIP dan PKS Mulai Ancang-ancang

Pilkada 2024 Kabupaten Semarang, PDIP dan PKS Mulai Ancang-ancang

Pilkada
Pilkada
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sebentar lagi akan dihelat. Sejumlah partai politik sudah mulai menyiapkan strategi untuk memenangkannya.

Di Kabupaten Semarang, PDI Perjuangan telah memberikan sinyal dan mempersiapkan calon yang akan diusung. Persiapan ini dilakukan setelah tahapan rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 selesai dilakukan, di mana PDI Perjuangan Kabupaten Semarang meraih 18 kursi di DPRD. Jumlah ini naik dua kursi dibanding Pemilu 2019.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Bondan Marutohening mengatakan, untuk calon yang akan diusung pada Pilkada 2024 adalah Ngesti Nugraha.

“Beliau sekarang menjabat Bupati Semarang dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang,” kata Bondan, Kamis (14/3/2024).

Terkait ‘pemanasan’ mesin partai dan persiapan lainnya, lanjutnya, saat ini seluruh jajaran PDI Perjuangan Kabupaten Semarang ‘tengah beristirahat’ telah melalui Pemilu 2024.

“Energi sudah terpakai lumayan banyak di Pileg 2024 kemarin, kita istirahat dulu sebentar. Nanti kita gas pol lagi,” tambahnya.

Tak hanya PDI Perjuangan, PKS Kabupaten Semarang juga tak mau ketinggalan. Partai ini telah menjalin komunikasi dengan partai yang lain terkait persiapan Pilkada 2024.

“Kalau calon memang belum ada, baru komunikasi. Sekarang sedang tahap evaluasi pasca Pemilu 2024 sekaligus juga membahas persiapan Pilkada Kabupaten Semarang,” ungkap Ketua DPD PKS Kabupaten Semarang M Jauhari Mahmud.

Terkait komunikasi tersebut, Jauhari menyebut yang utama adalah menyiapkan koalisi terlebih dahulu karena PKS hanya mendapatkan empat kursi. Sehingga harus kerjasama dengan rekan partai yang lain.

“Minimal 10 kursi baru bisa mengusung,” paparnya.

Jauhari mengatakan, calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Semarang yang diusung PKS, harus melewati sejumlah tahapan internal partai. “Ada nanti itu, syarat-syarat juga dipersiapkan. Mulai dari awal ada penjaringan, nanti dari panitia menyiapkan,” kata dia. (win)

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara