URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Perayaan Cap Go Meh digelar pada Sabtu (24/02) malam di Hok Tek Bio, Kota Salatiga, dihadiri oleh ratusan umat Tionghoa yang berkumpul untuk beribadah sekaligus memperingati puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili pada 10 Februari 2024. Acara ini dihadiri oleh Pj. Wali Kota Salatiga, Forkopimda, Ketua DPRD, FKUB, umat Tionghoa se-Kota Salatiga, dan tamu undangan lainnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pj Wali Kota salatiga dan Ratusan Umat Tionghoa Ikuti Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili

Pj Wali Kota salatiga dan Ratusan Umat Tionghoa Ikuti Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili

Pj Wali Kota salatiga dan Ratusan Umat Tionghoa Ikuti Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili

Perayaan Cap Go Meh digelar pada Sabtu (24/02) malam di Hok Tek Bio, Kota Salatiga, dihadiri oleh ratusan umat Tionghoa yang berkumpul untuk beribadah sekaligus memperingati puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili pada 10 Februari 2024. Acara ini dihadiri oleh Pj. Wali Kota Salatiga, Forkopimda, Ketua DPRD, FKUB, umat Tionghoa se-Kota Salatiga, dan tamu undangan lainnya.
Foto dok IST
Pj wali kota dan ratusan umat Tionghoa berkumpul untuk beribadah sekaligus melaksanakan puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Perayaan Cap Go Meh dilaksanakan pada Sabtu (24/02) malam di Hok Tek Bio, Kota Salatiga. Ratusan umat Tionghoa berkumpul untuk beribadah sekaligus melaksanakan puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili pada 10 Februari 2024 yang lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Wali Kota, Forkopimda, Ketua DPRD, FKUB, umat Tionhoa se-Kota Salatiga, dan tamu undangan.

Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, dalam sambutannya mengucapan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam bermasyarakat sehingga menciptakan Kota Salatiga yang toleran.

“Sekarang ini tahun Naga Tanah, kalau kita lihat itu sebuah hal yang luar biasa. Sebuah kekuatan yang besar sekaligus membumi, kesuburan, yang tentunya peluang-peluang itu akan hadir. Dan saya harapkan memang itu membuat kita lebih bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kita berbagai kenikmatan, berbagai kesempatan, berbagai yang bagus-bagus selama kita di bumi. Dan atas nama pribadi, maupun Pemerintah Kota, dan masyarakat Kota Salatiga, kami mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara semua yang selama ini telah mewarnai Kota Salatiga salah satunya terlihat di barometer Kota Toleran se Indonesia,” ucap Yasip.

Pantuan wartawan, Suasana meriah dan gembira menyelimuti Klenteng Hok Tek Bio, tak hanya umat Tionghoa, umat beragama lain turut hadir bersilaturahmi menikmati berbagai hidangan dan hiburan yang telah disediakan. Pada akhir kegiatan, acara ditutup dengan ramah tamah dengan menikmati hidangan khas Cap Go Meh yaitu Lontong Cap Go Meh yang mengandung lambang keberuntungan dan panjang umur.

Caption
Pj wali kota dan ratusan umat Tionghoa berkumpul untuk beribadah sekaligus melaksanakan puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili
Foto dok IST

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang tersebut bertujuan mempercepat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenai bunga maupun denda keterlambatan.
Pemkab Semarang Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2 hingga 30 September, Cukup Bayar Pokok Pajak
Festival Bunga Bandungan 2026 akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan puncak parade bunga pada 5 Juli. Memasuki penyelenggaraan kelima, panitia menargetkan festival berkembang menjadi agenda nasional guna memperkuat sektor pertanian bunga, pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak serta rangkaian kegiatan edukatif dan promosi.
Festival Bunga Bandungan 2026 Bidik Level Nasional
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target