URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
DPD PKS Kota Salatiga mengadakan kegiatan sosial dengan membelikan baju baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta anak anggota PKS dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 23 Maret 2025, di Mutif Store, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PKS Salatiga Tebar Kebaikan, Belikan Baju Baru untuk Anak-Anak

PKS Salatiga Tebar Kebaikan, Belikan Baju Baru untuk Anak-Anak

PKS Salatiga Tebar Kebaikan, Belikan Baju Baru untuk Anak-Anak

Wajah riang anak anak saat mencoba baju baru dari PKS Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Salatiga mengadakan kegiatan sosial dengan membelikan baju baru untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu serta sebagian anak anggota PKS.

Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (23/3/2025) di Mutif Store, salah satu UMKM yang berlokasi di Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Dalam siaran persnya, Ketua DPD PKS Kota Salatiga, Latif Nahari, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Salatiga dari Dapil Kecamatan Sidorejo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dalam menyambut Idul Fitri.

Menurutnya, Idul Fitri identik dengan kebahagiaan, salah satunya dengan mengenakan baju baru, terutama bagi anak-anak.

Lebih lanjut, Latif menambahkan bahwa PKS memilih untuk berbelanja di toko UMKM, bukan di toko besar, sebagai bentuk dukungan kepada para pelaku usaha kecil agar mereka juga merasakan berkah Ramadan dan Idul Fitri.

“Hal ini menunjukkan bahwa PKS tidak hanya peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga kepada para pelaku UMKM yang sedang berkembang,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Kota Salatiga lainnya, yaitu Heru Prastyo dari Dapil Sidomukti dan Agus Warsito dari Dapil Argomulyo.

Sementara itu, anggota DPRD lainnya, Nono Rohana dari Dapil Tingkir, diwakili oleh istrinya, Luluk, karena sedang menunaikan ibadah umroh.

Kegiatan ini disambut dengan sukacita oleh anak-anak yang menerima manfaat program. Mereka tampak antusias memilih sendiri baju yang mereka sukai, didampingi oleh orang tua masing-masing.

Salah satu penerima manfaat, Jalu (7) dari Kecamatan Argomulyo, mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada PKS atas bantuan ini.

Selain itu, Owner Mutif Store juga mengungkapkan rasa senangnya karena tokonya dipercaya sebagai tempat untuk membeli baju bagi anak-anak yang membutuhkan.

Ia menyebutkan bahwa selain memperoleh peningkatan omzet, ia juga merasa bangga dapat ikut berbagi dengan memberikan diskon khusus bagi anak-anak.

“Semoga toko kami semakin maju dan dapat terus berkontribusi bagi masyarakat,” harapnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian PKS Kota Salatiga terhadap masyarakat, baik dalam membantu anak-anak yang kurang mampu maupun mendukung perkembangan UMKM lokal.

Ketua DPD PKS Kota Salatiga, Latif Nahari

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah