URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, pihaknya kini mendalami motif lain meskipun ramai isu Iwan dibunuh karena hendak memberikan klarifikasi terkait kasus korupsi di Ditreskrimsus Polda Jateng. Saat ini, kepolisian membuat beberapa tim penyelidikan untuk mencari motif atau titik terang terkait penyebab pembunuhan Iwan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Dalami Motif Kasus Pembunuhan Iwan Selain Saksi Korupsi

Polisi Dalami Motif Kasus Pembunuhan Iwan Selain Saksi Korupsi

Polisi Dalami Motif Kasus Pembunuhan Iwan Selain Saksi Korupsi

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar ketika ditemui saat penyisiran pencarian potongan tubuh Iwan yang hilang di Marina, Kamis (15/9/2022) sore.
featured-img

SEMARANG – Ramai menjadi perbincangan masyarakat bahwa jasad Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus dibunuh karena keterkaitannya menjadi saksi korupsi.

Jasa korban yang dikabarkan hilang sejak 24 Agustus 2022 lalu ditemukan meninggal dalam kondisi tak utuh dan terbakar dengan motornya di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang pada Kamis (8/9/2022) malam.[irp posts=”42649″ name=”Polisi Menduga Iwan Boedi Dibunuh di Marina Sebelum Dibakar”][irp posts=”42782″ name=”Analisa CCTV, Iwan Boedi Terpantau Hilang di Kawasan Marina”]

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, pihaknya kini mendalami motif lain meskipun ramai isu Iwan dibunuh karena hendak memberikan klarifikasi terkait kasus korupsi di Ditreskrimsus Polda Jateng. Saat ini, kepolisian membuat beberapa tim penyelidikan untuk mencari motif atau titik terang terkait penyebab pembunuhan Iwan.

“Tentu hasil ini akan menjadi bagian dari proses penyelidikan oleh tim lain. Tim lain juga terus pendalaman apapun motif dari peristiwa ini apakah terkait dengan kasus korupsi kita masih dalami,” ujar Irwan disela-sela penyisiran pencarian potongan tubuh Iwan yang hilang di Marina, Kamis (15/9/2022) sore.

“Atau terkait dengan kasus motif lain soal asmara, utang piutang, soal keluarga dan lainnya. Tim-tim itu sudah kita bagi ke dalam bagian-bagian dianggap penting untuk mengungkap kasus ini,” tambahnya.

Dalam melakukan proses pengungkapan kasus, lanjut Irwan, kepolisian telah memeriksa puluhan saksi. Hal itu sengaja dilakukan agar kepolisian semakin menemukan titik terang terkait pembunuhan Iwan Boedi.

“Saksi sudah 20 orang dan kasus ini kami melakukan penyelidikan berdasarkan kemungkinan. Misalnya motifasi korupsi siapa kira-kira yang terlibat kita dalami. Kalau asmara siapa kira-kira, kalau kelurga siapa kira-kira, kalau utang piutang siapa kira-kira. Nah dari situ saksi yang kita mintai keterangan sudah diatas 20an,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras