URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Dari barang bukti tersebut petugas menangkap 29 jumlah tersangka yang terdiri dari 16 pengedar dan 13 pengguna narkoba," papar Kasatresnarkoba Polrestabes Semarang, Kompol Aries Dwi Cahyanto.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polrestabes Semarang Lampaui Target Saat Operasi Bersinar Candi 2022

Polrestabes Semarang Lampaui Target Saat Operasi Bersinar Candi 2022

Polrestabes Semarang Lampaui Target Saat Operasi Bersinar Candi 2022

featured-img

SEMARANG – Polrestabes Semarang menggelar hasil Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) Candi 2022 yang dilakukan sejak tangal 9 sampai 28 Februari 2022.

Kasatresnarkoba Polrestabes Semarang, Kompol Aries Dwi Cahyanto menjelaskan dalam operasi tersebut, Polrestabes Semarang berhasil melampaui target yang telah ditetapkan oleh Polda Jateng.

“Target yang diberikan Ditresnarkoba Polda Jateng dalam operasi yang digelar selama 20 hari ini adalah 9 kasus, namun tim Satresnarkoba Polrestabes Semarang berhasil melebihi target, yakni berhasil mengungkap sebanyak 15 kasus Target Operasi (TO) dan Non TO sebanyak 5 kasus,” ujarnya saat mempimpin konferensi pers secara virtual dengan Ditresnarkoba Polda Jateng beserta Polres Jajaran di Mapolrestabes Semarang, Selasa (8/3/2022).

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan, lanjut Kompol Aries, petugas berhasil menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak 64.26 gram dan tembakau sintetis sebanyak 6,04 gram.

“Dari barang bukti tersebut petugas menangkap 29 jumlah tersangka yang terdiri dari 16 pengedar dan 13 pengguna narkoba,” paparnya.

Dari ke 29 tersangka tersebut, Pihaknya menjelaskan sebanyak 12 tersangka mendapatkan restorasi justice. Hal terseut dikarenakan jumlah barang bukti yang dimiliki adalah dibawah 1 gram dan tidak termasuk TO.

Selain melaksanakan kegiatan operasi tersebut, pihaknya juga telah melakukan razia di tempat-tempat hiburan malam yang berada di wilayah Kota Semarang.

“Adapun razia tersebut dilaksanakan pada tangga 21 Februari dengan sasaran tempat hiburan seperti tempat karaoke dan cafe yang berada di wilayah Kota Semarang,” katanya.

Sementara itu, salah satu tersangka, Nur Efendi dengan barang bukti terbanyak pada operasi tersebut, yakni sabu seberat 8 gram mengaku bekerja sebagai kurir barang haram tersebut diedarkan di area Semarang Utara.

“Saya sudah melakukan pekerjaan ini selama 1 bulan, adapun jumlah barang bukti yang berhasil saya antarkan yakni sebanyak 8 gram dengan keuntungan per gramnya Rp. 100 ribu,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon