URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Permasalahan air bersih dan sampah di Desa Samban, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang menjadi sorotan utama karena wilayah tersebut sebagian besar merupakan kawasan industri. Kepala Desa Samban dan Camat Bawen menyampaikan bahwa kegiatan pengembalian fungsi tanah dan pengolahan sampah yang dilakukan bersama Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia merupakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian sumber daya air dan lingkungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Problem Air Bersih dan Sampah di Desa Samban Butuh Solusi Tepat

Problem Air Bersih dan Sampah di Desa Samban Butuh Solusi Tepat

Problem Air Bersih dan Sampah di Desa Samban Butuh Solusi Tepat

Puluhan pelajar bersama warga Desa Samban dan CCEP Indonesia melaksanakan penanaman pohon dan pembuatan biopori dalam rangka memperingati Hari Air dan Hutan Internasional di lapangan Desa Samban, Kecamatan Bawen, belum lama ini.

(Foto/win)

Puluhan pelajar bersama warga Desa Samban dan CCEP Indonesia melaksanakan penanaman pohon dan pembuatan biopori dalam rangka memperingati Hari Air dan Hutan Internasional di lapangan Desa Samban, Kecamatan Bawen, belum lama ini.
Featured Image

RASIKAFM.COM |UNGARAN - Permasalahan air bersih dan pengelolaan sampah di kawasan Desa Samban, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang membutuhkan perhatian ekstra. Pasalnya, hampir sebagian besar wilayah tersebut merupakan kawasan industri.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Samban, Maduri. Diakuinya air bersih menjadi masalah nomor satu yang banyak dikeluhkan masyarakat.

“Jujur saya mumet, semuanya usul ke tempat saya. Apalagi kalau musim kemarau pasti kekurangan air bersih,” ungkapnya ditemui usai acara penanaman pohon dan pembuatan biopori yang dilaksanakan bersama Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia dalam rangka Hari Air dan Hutan Internasional di lapangan Desa Samban, belum lama ini.

Menurut Maduri, usulan untuk pembuatan sumur sudah pernah disampaikan. Akan tetapi jika melihat kondisi di lapangan, maka jumlah sumur yang dibutuhkan akan sangat banyak.

“Hal itu tentu tidak memungkinkan. Maka kami berharap dengan kegiatan ini bisa mengembalikan fungsi tanah sekaligus menjaga kelestarian sumber daya air,” imbuhnya.

Camat Bawen Gunadi menjelaskan selain masalah air bersih, masalah sampah juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Dihitung saja ada berapa karyawan pabrik yang setiap hari berangkat dan pulang kerja. Itu semua juga menghasilkan sampah dari makanan, baik plastik maupun kertas,” ungkapnya.

Diakuinya, terkadang ia menjumpai orang yang membuang sampah sembarangan. Padahal telah disediakan tempat sampah komunal. Ini yang menurutnya perlu tindak lanjut agar kondisi lingkungan tidak semakin parah.

“Tadi pihak CCEP Indonesia menyampaikan akan membantu pengolahan sampah sebagai bentuk komitmen pelestarian lingkungan. Selain itu sesuai perintah Bupati Semarang, setiap kecamatan untuk menyediakan minimal satu bank sampah, ini juga sudah kami lakukan,” tuturnya.

Sementara Lucia Karina, Public Affairs & Communications Sustainability (PACS) Director CCEP Indonesia menerangkan total ada 100 titik biopori yang dibuat dan 1.200 bibit pohon buah unggulan yang ditanam secara gotong royong oleh perwakilan pemerintah, masyarakat, pelajar, dan CCEP Indonesia.

“Edukasi pelestarian air, merupakan bagian dari rencana keberlanjutan This is Forward, khususnya komitmen CCEP Indonesia dalam pengelolaan dan menjaga sumber daya air untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

Inisiatif ini, lanjut Lucia, diharapkan dapat membangkitkan semangat masyarakat di daerah lain dalam melestarikan lingkungan tempat mereka tinggal.

“Kita perlu mengubah cara dalam menggunakan, mengkonsumsi, dan mengelola air dalam kehidupan kita sehari-hari, langkah kecil yang kita lakukan secara bersama dan berkelanjutan, akan memberi dampak yang besar,” paparnya.

Sebagai informasi, upaya pelestarian lingkungan melalui adopsi bibit pohon, merupakan bagian dari program Coca-Cola Forest yang telah berjalan sejak tahun 2016 lalu. Sekitar 10.000 bibit pohon telah diadopsi setiap tahunnya oleh masyarakat sebagai langkah penanggulangan bencana seperti tanah longsor, erosi, kekeringan dan kebakaran hutan. (win)

BACA JUGA :

Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Komisi X DPR RI menyetujui usulan pengalihan status 10.942 dosen PPPK menjadi PNS dalam rapat bersama ADAPI di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Kebijakan ini dinilai penting untuk menyatukan skema kepegawaian...
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok...
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
DPC Partai Gerindra Kota Salatiga menyalurkan 33 hewan kurban berupa satu ekor sapi dan 32 kambing kepada PAC dan ranting di empat kecamatan pada Selasa (26/5/2026). Bantuan dari Sekjen Gerindra Sugiono...
27 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17
27 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (27/5/2026) pukul 15.00–17.00 WIB dengan tinggi muka...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara lokal di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah selatan Kota Semarang pada sore hingga awal malam.
27 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang...
Muat Lebih

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Seorang pengendara sepeda motor nekat memasuki Ruas Tol Batang–Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman, Jumat siang (15/5/2026). Petugas PT Jasamarga Semarang Batang bersama patroli jalan tol melakukan pengejaran hingga pengendara berhasil diamankan di sekitar KM 353 A untuk diberikan pembinaan dan edukasi keselamatan.
Motor Nyelonong Masuk Tol Semarang-Batang, Pengendara Mengaku Tak Sadar Sudah di Jalan Bebas Hambatan
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved