KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pulihkan Dampak Pandemi, PUPR Serap Korban PHK Dalam Program Padat Karya

Pulihkan Dampak Pandemi, PUPR Serap Korban PHK Dalam Program Padat Karya

Pulihkan Dampak Pandemi, PUPR Serap Korban PHK Dalam Program Padat Karya

Pekerja tengah membersihkan saluran air di Desa Bejalen, Ambarawa dalam program PKT, Kamis (28/4/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Pandemi Covid-19 yang saat ini masih belum usai membuat sektor ekonomi, sosial budaya dan berbagai sektor lain terpuruk. Tak sedikit pekerja yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga berupaya mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan cara mitigasi Covid-19 dengan memberikan penghasilan tambahan untuk kelompok berpenghasilan rendah melalui program Cash For Work atau Padat Karya Tunai (PKT).

Kepala Satuan Kerja Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) III Jawa Tengah Nanda Lasro Sirait usai acara launching PKT di Desa Bejalen, Ambarawa, Kamis (28/4/2021) mengatakan beberapa program pemulihan ekonomi yang dilakukan adalah dengan pencanangan kota tanpa kumuh (kotaku) dan infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) dengan sistem padat karya.

Di wilayah Kabupaten Semarang ada 15 titik yang tersebar di 3 kecamatan untuk program PKT ini, yakni Ambarawa, Ungaran Barat dan Ungaran Timur. Total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk program PKT ini mencapai Rp4,5 miliar dengan total pekerja yang dilibatkan sebanyak 1.196 orang. Harapannya, masyarakat yang terkena PHK atau yang mengalami penurunan pendapatan dapat terbantu.

Wakil Bupati Semarang Basari optimis program PKT tersebut dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi. Pihaknya juga berharap ke depan sebanyak 208 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Semarang dapat memperoleh program PKT. (win)

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang