URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada hari kedua penjaringan dan pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Salatiga dari DPC PDIP Kota Salatiga, puluhan relawan Koncone Dandan, pendukung politisi dan pengusaha muda Dandan Febri Herdiana, datang mendaftar. Koordinator Relawan Koncone Dandan, Emi Rahmadiyanto, menyampaikan bahwa Dandan Febri dipandang memiliki kesamaan dengan militansi, sehingga memutuskan untuk memajukan eks Ketua DPD Partai Nasdem Kota Salatiga ke DPC PDIP

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puluhan Relawan Koncone Dandan, Antar Mantan Ketua Partai Nasdem Salatiga Ambil Formulir

Puluhan Relawan Koncone Dandan, Antar Mantan Ketua Partai Nasdem Salatiga Ambil Formulir

Puluhan Relawan Koncone Dandan, Antar Mantan Ketua Partai Nasdem Salatiga Ambil Formulir

Pada hari kedua penjaringan dan pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Salatiga dari DPC PDIP Kota Salatiga, puluhan relawan Koncone Dandan, pendukung politisi dan pengusaha muda Dandan Febri Herdiana, datang mendaftar. Koordinator Relawan Koncone Dandan, Emi Rahmadiyanto, menyampaikan bahwa Dandan Febri dipandang memiliki kesamaan dengan militansi, sehingga memutuskan untuk memajukan eks Ketua DPD Partai Nasdem Kota Salatiga ke DPC PDIP
foto dok IST
Puluhan relawan Koncone Dandan, saat ambil formulir pendaftaran Balon PDIP
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Memasuki hari kedua penjaringan dan pendaftaran bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Salatiga dari DPC PDIP Kota Salatiga datang mendaftar puluhan relawan Koncone Dandan, Relawan Koncone Dandan merupakan pendukung setia politisi dan pengusaha muda Dandan Febri Herdiana.

Koordinator Relawan Koncone Dandan sekaligus Ketua Tim Sukses Emi Rahmadiyanto mengatakan, alasan memajukan eks Ketua DPD Partai Nasdem Kota Salatiga ke DPC PDIP karena dinilai memiliki kesamaan berupa militansi.

“Kami, hari ini mewakili Mas Dandan ambil formulir pendaftaran Balon PDIP karena sejumlah alasan salah satunya sama-sama militan. Kami menilai Mas Dandan kader militan Partai Nasdem,” terangnya. (11/5/2024).

Ia menambahkan, sebagai tim sukses Dandan Febri meyakini seorang kader militan bergabung dengan partai militan akan membawa kemenangan. Kemudian, memilih mengambil formulir pada hari kedua penjaringan karena dinilai tanggal baik.

Emi sapaan akrabnya menjelaskan, Dandan Febri tidak bisa datang mendaftar dan mengambil langsung formulir balon Walikota dan Wakil Walikota Salatiga lewat PDIP karena ada halangan menghadiri pernikahan Prananda Surya Paloh di Bali.

“Kami datang tepat jam 11 tanggal 11 karena meyakini hari baik. Kami menawarkan Mas Dandan ke PDIP karena kami nilai beliau seorang militan dan kami optimis akan mendapat rekomendasi,” katanya

Terpisah, Dandan Febri Herdiana saat dihubungi mengaku optimistis bakal mengantongi tiket maju Pilkada Salatiga 2024 terlebih melalui PDIP.

Dandan bercerita, alasan maju dalam bursa Pilwakot Salatiga karena pengalaman keluarga besar pernah ikut serta kontestasi Pilkada namun gagal.

“Jadi, itu juga alasan selain ingin memperbaiki Salaatiga kedepan. Jika ditanya posisi, saya realistis nomor satu (Walikota) tapi bisa juga nomor 2 (Wakil) asal jelas konsepnya,” ujarnya

Ketua DPW Garda Pemuda Nasdem itu memaparkan melirik PDIP sebagai kendaraan dalam Pilwakot Salatiga karena sejauh ini raihan kursi paling banyak sekira 8 kursi legislatif.

Meski demikian kata dia, semua proses akan bermuara pada keputusan di DPP PDIP. Hanya saja, sebagai kandidat akan mengikuti setiap tahapan maupun mekanisme partai.

“Pengalaman mertua yang gagal itu jadi pelajaran. Maka, saya pun mencermati betul. Karena, mau nggak mau target harus menang. Elektabilitas butuh waktu soal popularitas bisa digarap, tapi ini waktu tersisa juga hanya tiga bulan,” jelasnya

Ketua Tim Penjaringan dan Pendaftaran DPC PDIP Kota Salatiga Bagas Aryanto menyebutkan, sejak dibuka pada Jumat (10/5/2024) PDIP telah menerima 6 orang kandidat.

Selama proses pendaftaran, balon Walikota dan Wakil Walikota Salatiga tidak dipungut biaya.

BACA JUGA :

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?