URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing

Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing

Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H dimaknai Polres Salatiga dengan berbagi kebahagiaan dan mempererat kepedulian sosial kepada masyarakat. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi bersama Wakapolres Salatiga Kompol R Arsadi, masing-masing mengorbankan satu ekor sapi dalam pelaksanaan Qurban, Rabu, 27/05/2026.

Secara keseluruhan, Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 ekor kambing yang didistribusikan kepada masyarakat serta sejumlah pondok pesantren dan yayasan di Kota Salatiga.

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan qurban di lingkungan Polres Salatiga sebagai bentuk rasa kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.

“Alhamdulillah pada Idul Adha 1447 H Tahun 2026 ini Polres Salatiga mengumpulkan hewan qurban berupa 5 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Untuk yang disembelih di Polres Salatiga hanya 3 ekor sapi, sedangkan 2 ekor sapi dan 9 ekor kambing langsung didistribusikan ke sejumlah pondok pesantren dan yayasan di Kota Salatiga,” ungkap Ade.

Kapolres menyampaikan daging qurban yang disembelih di Mapolres Salatiga selanjutnya dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial Polri kepada warga.

“Daging qurban yang disembelih di Polres Salatiga nantinya langsung kami distribusikan kepada warga masyarakat khususnya yang berada di sekitar Mapolres Salatiga, sebagai wujud membina dan memperkuat ‘Pagar Mangkok’ yang menjadi simbol kebersamaan, kepedulian serta hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat,” tambahnya.

Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban berlangsung dengan penuh kebersamaan dan gotong royong yang diikuti personel Polres Salatiga serta Bhayangkari. Suasana hangat dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara anggota Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan qurban ini, diharapkan nilai keikhlasan, pengorbanan serta semangat berbagi dapat terus tumbuh sehingga semakin memperkuat sinergitas Polri bersama masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga