URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Selain warga asli, ada juga ekspatriat yang turut serta karena memang sudah domisili di Grogol. Semua guyub rukun dan mereka ikut kegiatan, seperti arisan dan kerja bakti. Disini memang banyak pendatang luar negeri karena dekat dengan sekolah internasional," kata peserta kirab merti dusun, Teny Ardian.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga di Salatiga Ikuti Merti Dusun Grogol Sidomukti, Pesertanya Juga Ada Ekspatriat

Ratusan Warga di Salatiga Ikuti Merti Dusun Grogol Sidomukti, Pesertanya Juga Ada Ekspatriat

Ratusan Warga di Salatiga Ikuti Merti Dusun Grogol Sidomukti, Pesertanya Juga Ada Ekspatriat

featured-img

Ada yang berbeda dari kegiatan merti dusun RW IV Grogol Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. Selain ada ekspatriat yang turut serta, juga ada tim pengambil sampah di sepanjang rute yang dilalui.

Seorang peserta kirab merti dusun, Teny Ardian mengatakan acara tersebut dalam rangka bersyukur kepada Sang Pencipta. “Ini juga sekaligus sebagai momentum kebangkitan warga karena kemarin kita semua terdampak pandemi Covid-19,” jelasnya, Minggu (4/9/2022).

Teny mengatakan perwakilan dari tiap RT menampilkan seni budaya dan dikirab selama kurang lebih empat kilometer. “Ada yang membawa hasil bumi, menampilkan drumblek, reog dan tarian tradisional, cosplay kostum, dan parodi,” ungkapnya.

“Selain warga asli, ada juga ekspatriat yang turut serta karena memang sudah domisili di Grogol. Semua guyub rukun dan mereka ikut kegiatan, seperti arisan dan kerja bakti. Disini memang banyak pendatang luar negeri karena dekat dengan sekolah internasional,” kata Teny.

Selain itu, ada juga tim sapu bersih. Tim ini membawa kantong plastik besar untuk wadah sampah yang ada di sepanjang rute kirab merti dusun. “Kami juga mengampanyekan kebersihan karena biasanya habis ada even apa saja, banyak sampah berserakan. Kami mengedukasi peserta dan penonton agar selalu menjaga kebersihan,” ungkap Teny.

Sementara menurut tim sapu bersih Indra Apriyanto, sampah plastik mendominasi di sepanjang rute. “Ini banyak bekas wadah air mineral dan makanan ringan. Sampah plastik kalau dibiarkan sangat bahaya karena tak bisa terurai. Jadi lebih baik dipilah dan diolah menjadi barang yang bermanfaat,” katanya.

Dia juga berharap kesadaran masyarakat agar bisa membuang sampah di tempatnya. “Berawal dari tindakan kecil membuang sampah di tempatnya, maka akan tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman,” jelas Indra.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting