KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga, Programkan Hafiz Muda dari Warga Binaan

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga, Programkan Hafiz Muda dari Warga Binaan

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga, Programkan Hafiz Muda dari Warga Binaan

Suasana pisah sambut jabatan Kepala Rutan, secara resmi Redy Agian menggantikan Andri Lesmano. Acara dihadiri oleh Kadiyono selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Tengah

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menggelar pisah sambut jabatan Kepala Rutan, secara resmi Redy Agian ambil alih nahkoda pimpinan dari Kepala Rutan yang lama Andri Lesmano yang melanjutkan tugas sebagai Kepala Rutan Salatiga.

Pelaksanaan pisah sambut yang berlangsung di aula Rutan Salatiga dihadiri secara langsung oleh Kadiyono selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Tengah dan Kepala Unit Pelaksanaan Teknis di Eks Karesidenan Semarang. Sabtu (4/11/2023).

Dalam sambutannya Andri mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Rutan yang sudah bekerjasama dan membangun Rutan Salatiga menjadi lebih baik selama kurang lebih 3,5 Tahun.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Salatiga atas kerjasama dan kolaborasinya membawa Rutan Salatiga berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terlebih warga binaan,” ujarnya.

Andri juga menyampaikan perdana bertugas sebagai Kepala Rutan di Rutan Salatiga banyak sekali ilmu dan tentunya ada kekurangan dan kekhilafan untuk dimaafkan.

Saat ini Rutan Salatiga dalam proses meraih wilayah bebas dari korupsi (WBK).

“Saya berharap Rutan Salatiga bisa meraih WBK, dan bersama Karutan yang baru sebelum juga berpengalaman di Rutan Garut bisa membawa Rutan Salatiga semakin baik dan lebih berprestasi,” ucapnya.

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga yang baru

Selanjutnya Karutan Salatiga yang baru Redy Agian mengatakan akan melanjutkan program dari Karutan lama dan dengan dukungan seluruh jajaran bisa membawa Rutan Salatiga semakin baik.

“Saya akan melanjutkan program dari Karutan lama dan dengan dukungan seluruh jajaran bisa membawa Rutan Salatiga semakin baik dan program awal saya meningkatkan terkait program pembinaan kepribadian salah satunya menumbuhkan dan memunculkan penghafal Al Quran (Hafiz) dari warga binaan serta pembinaan kerohanian bagi warga binaan yang bergama kristen, katholik maupun lainnya bekerja sama dengan pihak terkait seperti Kementerian Agama maupun gereja-gereja,” katanya.

Sementara itu Kadiyono, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng, berharap agar Andri Lesmano maupun Redy Agian dapat bekerja lebih baik dan melaksanakan tugas sesuai aturan / SOP yang ada serta dapat mewujudkan WBK.

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga saat diwawancarai Rasika

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]