URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pisah sambut jabatan Kepala Rutan Salatiga diwarnai dengan apresiasi atas dedikasi Andri Lesmano yang telah memimpin Rutan dengan prestasi gemilang selama 3,5 tahun. Redy Agian, yang kini mengambil alih posisi tersebut, berkomitmen untuk meneruskan program-program unggulan sebelumnya, termasuk pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga, Programkan Hafiz Muda dari Warga Binaan

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga, Programkan Hafiz Muda dari Warga Binaan

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga, Programkan Hafiz Muda dari Warga Binaan

Suasana pisah sambut jabatan Kepala Rutan, secara resmi Redy Agian menggantikan Andri Lesmano. Acara dihadiri oleh Kadiyono selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Tengah
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menggelar pisah sambut jabatan Kepala Rutan, secara resmi Redy Agian ambil alih nahkoda pimpinan dari Kepala Rutan yang lama Andri Lesmano yang melanjutkan tugas sebagai Kepala Rutan Salatiga.

Pelaksanaan pisah sambut yang berlangsung di aula Rutan Salatiga dihadiri secara langsung oleh Kadiyono selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Tengah dan Kepala Unit Pelaksanaan Teknis di Eks Karesidenan Semarang. Sabtu (4/11/2023).

Dalam sambutannya Andri mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Rutan yang sudah bekerjasama dan membangun Rutan Salatiga menjadi lebih baik selama kurang lebih 3,5 Tahun.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Salatiga atas kerjasama dan kolaborasinya membawa Rutan Salatiga berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terlebih warga binaan,” ujarnya.

Andri juga menyampaikan perdana bertugas sebagai Kepala Rutan di Rutan Salatiga banyak sekali ilmu dan tentunya ada kekurangan dan kekhilafan untuk dimaafkan.

Saat ini Rutan Salatiga dalam proses meraih wilayah bebas dari korupsi (WBK).

“Saya berharap Rutan Salatiga bisa meraih WBK, dan bersama Karutan yang baru sebelum juga berpengalaman di Rutan Garut bisa membawa Rutan Salatiga semakin baik dan lebih berprestasi,” ucapnya.

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga yang baru

Selanjutnya Karutan Salatiga yang baru Redy Agian mengatakan akan melanjutkan program dari Karutan lama dan dengan dukungan seluruh jajaran bisa membawa Rutan Salatiga semakin baik.

“Saya akan melanjutkan program dari Karutan lama dan dengan dukungan seluruh jajaran bisa membawa Rutan Salatiga semakin baik dan program awal saya meningkatkan terkait program pembinaan kepribadian salah satunya menumbuhkan dan memunculkan penghafal Al Quran (Hafiz) dari warga binaan serta pembinaan kerohanian bagi warga binaan yang bergama kristen, katholik maupun lainnya bekerja sama dengan pihak terkait seperti Kementerian Agama maupun gereja-gereja,” katanya.

Sementara itu Kadiyono, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng, berharap agar Andri Lesmano maupun Redy Agian dapat bekerja lebih baik dan melaksanakan tugas sesuai aturan / SOP yang ada serta dapat mewujudkan WBK.

Redy Agian Kepala Rutan Salatiga saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon