URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan Sertipikat Hak Atas Tanah di Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (12/12/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rela Tanahnya Dipakai untuk Fasum, Warga Penawangan Dihadiahi Sertipikat

Rela Tanahnya Dipakai untuk Fasum, Warga Penawangan Dihadiahi Sertipikat

Rela Tanahnya Dipakai untuk Fasum, Warga Penawangan Dihadiahi Sertipikat

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan Sertipikat Hak Atas Tanah di Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (12/12/2022). Hal itu merupakan salah satu program pemerintah pusat berupa konsolidasi tanah.

Konsolidasi tanah yang dimaksud adalah kebijakan penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah dan ruang sesuai rencana tata ruang serta usaha penyediaan tanah untuk kepentingan umum dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dan pemeliharaan sumber daya alam dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi atas partisipasi aktif masyarakat pemilik tanah di Desa Penawangan ini yang rela menyerahkan sebagian tanahnya untuk kepentingan umum seperti jalan, saluran drainase, dan fasilitas umum sosial lainnya,” ujar Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto usai menyerahkan sertipikat tanah kepada warga Desa Penawangan, Senin (12/12/2022).

Dijelaskan Hadi, dari total luas lokasi konsolidasi tanah sebesar 7,28 hektare, peserta di Desa Penawangan dapat memberikan sumbangan tanah untuk pembangunan sebesar 0,64 hektare.

“Perlu diketahui, permukiman di Desa Penawangan ini termasuk dalam SK Permukiman Kumuh oleh Bupati Semarang. Besar harapan saya dengan adanya penyelenggaraan konsolidasi tanah, bukan saja masyarakat mendapatkan sertipikat melainkan turut serta membantu dalam penanganan permukiman kumuh,” terangnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PPN/Bappenas, PUPR dan Bupati Semarang beserta seluruh jajaran Pemkab Semarang yang telah berkomitmen untuk mendukung secara penuh dan bersama-sama dengan Kementerian ATR/BPN untuk mewujudkan penyelenggaraan konsolidasi tanah dalam rangka penanganan permukiman kumuh di Desa Penawangan.

“Semoga bisa membawa manfaat untuk seluruh warga. Saya juga berpesan mohon dapat dijaga dengan baik sertipikat ini, jangan sampai rusak apalagi hilang. Pergunakanlah dengan bijak untuk kepentingan keluarga karena ini adalah wujud kepastian hak bermukim dan legalitas hak atas tanah bagi Bapak dan Ibu,” paparnya.

Sementara salah seorang warga penerima sertipikat Tri Winarni (47) mengaku senang. Ia berjanji akan merawat dan menjaga sertipikat tanah tersebut dengan baik.

“Alhamdulillah saya sudah menunggu sejak 4 bulan yang lalu, sekarang sudah dapat. Saya simpan dengan baik, kalau bisa tidak akan saya ‘sekolahkan’,” bebernya.

Untuk diketahui, program konsolidasi tanah di Desa Penawangan ini berhasil menerbitkan sertipikat tanah sebanyak 350 bidang. Program tersebut merupakan kolaborasi anggaran APBN Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah untuk Perencanaan Konsolidasi Tanah Tahun 2021 dan APBN Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang untuk Pelaksanaan Konsolidasi Tanah Tahun 2022.

Adapun pembangunan infrastruktur konsolidasi tanah di Desa Penawangan ini di antaranya meliputi rumah baru sebanyak 128 unit, jalan sepanjang 2.324 meter, drainase sepanjang 3.293 meter, dua unit sumur bor dengan 220 sambungan rumah, dua unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan 118 sambungan rumah, serta satu unit Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Reduce Reuse Recycle (TPS3R).(win)

 

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah