KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ribuan Fans Bola Salatiga, Gelar Aksi Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Ribuan Fans Bola Salatiga, Gelar Aksi Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Ribuan Fans Bola Salatiga, Gelar Aksi Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Sepak bola Indonesia berduka dengan adanya insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Tercatat ada seratusan orang lebih meninggal dunia setelah pertandingan antara Arema FC Malang kontra Persebaya Surabaya itu.[irp posts=”43383″ name=”Tragedi Kanjuruhan, Suporter dan Tim PSIS Gelar Doa Bersama di Jatidiri”]

Selain korban meninggal dunia, ada seratusan orang lainnya yang masih dalam perawatan di rumah sakit.

Peristiwa maut itupun menyita perhatian dari semua elemen masyarakat turut berduka.

Dengan duka yang mendalam ini, Aliansi Suporter Salatiga menggelar doa bersama dan menyalakan lilin untuk korban Tragedi Kanjuruhan.

Ribuan orang tumpah ruah padati Alun – alun Pancasila Salatiga, Senin (3/10/2022).

Doa bersama tersebut juga dihadiri Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Rachmadi, dari DPRD Salatiga, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Aksi ini merupakan bentuk belasungkawa sesama fans sepak bola dan wujud solidaritas.

“Aksi ini bentuk solidaritas dari kami Aliansi Suporter Salatiga untuk kawan kawan yang kemarin menjadi korban Kanjuruhan Malang,”kata Adi Bimantoro, mewakili ribuan suporter di Salatiga.

Acara ini kami gelar secara spontanitas sebagai ungkapan rasa kehilangan kami atas saudara saudara kami di Malang.

“Acara ini diikuti semua suporter yang ada di Salatiga. Pokoknya semua suporter ikut menggagas gerakan ini tadi,”ucapnya.

Kami berpesan kepada semua dari kualitas yang ada, sudah saatnya suporter Indonesia maju, sudah saatnya tangisan orang tua yang kehilangan anaknya di stadion juga hilang.

“Mari kita kembalikan sepak bola di Indonesia yang ramah untuk semuanya,”ungkapnya.

Ungkapan senada disampaikan Andre salah satu fans sepak bola di Salatiga. Ia mengungkapkan turut prihatin atas insiden yang terjadi.

“Malam ini kita berdoa bersama mendoakan agar saudara kita di Malang, Aremania-Aremanita serta aparat polisi yang menjadi korban dalam kerusuhan 1 Oktober 2022,” ungkapnya.

– Suasana doa bersama
– Adi Bimantoro saat diwawancarai media

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]