URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Program 'September Ceria' di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga memberikan kunjungan khusus anak bagi warga binaan sebagai hadiah atas perilaku baik mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada akhir pekan, di mana warga binaan dapat bercengkerama dengan keluarga, khususnya anak-anak mereka, selama satu jam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sabtu Ceria, Warga Binaan dapat Bonus Dikunjungi Anaknya

Sabtu Ceria, Warga Binaan dapat Bonus Dikunjungi Anaknya

Sabtu Ceria, Warga Binaan dapat Bonus Dikunjungi Anaknya

Salah seorang anak saat kunjungi orang tuanya di Rutan Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Program ‘September Ceria’, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga mengadakan kunjungan khusus anak.

Momen kunjungan ini menjadi waktu yang ditunggu oleh seluruh warga binaan, dapat berakhir pekan bersama keluarga khususnya bercengkerama bersama anak mereka.

Kepala Rutan Salatiga Redy Agian mengatakan selama satu jam diakhir pekan ini, Rutan Salatiga memberikan waktu kunjungan khusus ini sebagai hadiah karena warga binaan telah berkelakuan baik dan tidak melanggar aturan sekaligus rekreasi mereka bersendagurau bersama keluarga keluarga tercinta.

“Kami berikan waktu selama satu jam kepada warga binaan waktu sebagai wujud hadiah karena mereka telah berkelakuan baik dan tidak melanggar aturan sekaligus wadah rekreasi mereka bersendagurau bersama keluarga keluarga tercinta,” ujar Redy. Sabtu (14/09/24).

Redy mengungkapkan seperti yang disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Tejo Harwanto untuk terus memberikan pelayanan terbaik sesuai aturan dan jangan berhenti melakukan hal baik, pasti akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, termasuk dalam program hari ini.

“Kami berusaha semaksimal untuk memberikan pelayanan terbaik dan sesuai aturan seperti yang disampaikan Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah dan jangan berhenti melakukan hal baik, pasti akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, seperti program diakhir pekan yang kami laksanakan hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu Kasubsi Pelayanan Tahanan Ruwiyanto menambahkan selama kunjungan tetap dilaksanakan sesuai aturan mulai dari pendaftaran dibuktikan dengan identitas diri dan keluarga, proses penggeledahan barang bawaan, badan hingga selesai pelaksanaan kunjungan.

“Dalam pelaksanaan program ini, kami tetap melaksanakan sesuai dengan aturan dan SOP, mulai dari pendaftaran dibuktikan dengan identitas diri dan keluarga, proses penggeledahan barang bawaan, badan hingga selesai pelaksanaan kunjungan sehingga Rutan tetap dalam keadaan aman dan kondusif,” jelasnya.

Salah satu WBP, Ivan yang dikunjungi anaknya, mengaku senang dan terharu dengan program ini.

“Saya sangat senang dan terharu, bahagia sekali dengan program ini dapat bertemu dan bercanda tawa dengan anak diakhir pekan,” ucapnya.

Ivan melanjutkan dirinya juga sangat menyesal dengan kesalahan yang telah dilakukan.

“Saya sangat menyesal dengan kesalahan sehingga saya masuk Rutan. Semoga dengan program ini sekaligus menjadi momen untuk saya berubah menjadi lebih baik dan menjadi kepala keluarga yang baik,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah