URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Saloka Theme Park di Tuntang, Kabupaten Semarang, menjadi destinasi favorit bagi warga Jawa Tengah dengan membuka wahana baru bernama Petualangan Galileo, yang resmi dibuka pada tanggal 2 April 2024 oleh Agung Hariyadi, S.E., M.M selaku Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Wahana ini mengusung konsep bermain sambil belajar dengan tujuh zona petualangan yang berbeda, seperti Bumi dan Alam, Jurassic, Dunia Bawah Laut, dan lainnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sambut Lebaran 2024, Saloka Usung Wahana Baru Petualangan Galileo

Sambut Lebaran 2024, Saloka Usung Wahana Baru Petualangan Galileo

Sambut Lebaran 2024, Saloka Usung Wahana Baru Petualangan Galileo

Petualangan Galileo wahana baru di Saloka Theme Park yang telah menjadi destinasi favorit untuk warga Jawa Tengah
featured-img

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Taman rekreasi menjadi objek wisata alternatif untuk berlibur bersama keluarga, terutama saat momen libur lebaran. Peluang inilah yang ditangkap oleh Saloka Theme Park yang kini menjadi destinasi favorit untuk warga Jawa Tengah, dengan membuka wahana baru bernama Petualangan Galileo.

Wahana ini dibuka pada tanggal 2 April 2024 dan diresmikan oleh PJ Gubernur, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Nana Sudjana, M.M yang diwakili oleh Agung Hariyadi, S.E., M.M selaku Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Kepada rasikafm.com Managing Director Saloka Theme Park, Teddy Darmanto mengatakan, wahana indoor ini akan memberikan pengalaman baru kepada para pengunjung dengan mengusung jargon bermain sambil belajar. Pengunjung diajak berpetualang menjelajahi setiap zona yang memiliki suasana berbeda antara satu dan lainnya.

”Petualangan Galileo memiliki tujuh zona petualangan di antaranya Bumi dan Alam, Jurassic, Dunia Bawah Laut, Indera Manusia, Flora dan Fauna, Dirgantara, dan Antariksa yang dilengkapi dengan berbagai media interaktif yang dapat dicoba oleh pengunjung. Tidak perlu khawatir dan kebingungan saat berjalan di dalam Petualangan Galileo karena akan ada pemandu di tiap zona yang akan memberikan edukasi dan arahan kepada pengunjung,” ujar Teddy.

Konsep bermain sambil belajar di Wahana Petualangan Galileo mengadopsi kurikulum Merdeka yang memiliki sistem pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan fleksibel namun tetap fokus pada materi esensial. Bahkan, Saloka sudah menyiapkan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dapat dikerjakan oleh kalangan pelajar selama menjelajahi wahana Petualangan Galileo. Materinya pun sudah disesuaikan dengan tahapan capaian perkembangan siswa di setiap jenjangnya.

Dengan berbagai sarana dan teknologi yang ada di dalam wahana ini, diharapkan dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan para pengunjung serta menciptakan suasana pembelajaran yang berkualitas melalui pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Selain itu, lanjut Teddy, menuju pekan lebaran 2024, Saloka juga bakal menyuguhkan acara yang bertajuk Saloka Mubarak dengan tema Timur Tengah. Mulai dari dekorasi, kuliner, hingga pertunjukkan yang akan membawa suasana lebaran para pengunjung semakin berkesan.

Sementara itu bagi Ika Syarifudin, kepala sekolah di kabupaten Semarang mengaku senang dengan kehadiran Galileo ini. Menurutnya wahana baru ini bisa menambah alternatif pembelajaran bagi siswanya.

Saloka Theme Park yang berlokasi di Tuntang, Kabupaten Semarang tetap buka selama pekan lebaran dengan jam operasional 10.00 – 20.00 WIB, kecuali di hari H lebaran akan buka di jam 12.00 – 20.00 WIB.

Teddy Darmanto, Saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta