RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Bersama Dishub Laksanakan Ramp Check Angkota

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Bersama Dishub Laksanakan Ramp Check Angkota

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Bersama Dishub Laksanakan Ramp Check Angkota

Foto dok IST
Satlantas Polres Salatiga bersama Dishub Kota Salatiga, melaksanakan ramp check angkota di Bundaran Tamansari Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satlantas Polres Salatiga bersama Dishub Kota Salatiga, melaksanakan ramp check kendaraan Angkutan Umum Dalam Kota (angkota) di Bundaran Tamansari Salatiga, Selasa (11/12/2024).

Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Darmin, dalam siaran persnya menyebut ramp check pada Angkota ini, merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan angkutan umum, terutama menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Selain untuk mengetahui kondisi kendaraan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pengemudi angkutan umum agar patuh dan tertib dalam berlalu lintas.

“Sehingga dapat mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, serta mampu menurunkan angka dan fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas),” kata Darmin.

Pihaknya berharap dengan adanya ramp check terhadap angkutan umum ini, dapat menunjang kelancaran kegiatan masyarakat, yang akan meningkat pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib dan patuh dalam berlalu lintas, serta menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas, akibat kecelakaan lalu lintas.

“Kegiatan ini nantinya juga akan dilakukan terhadap angkutan umum lainnya termasuk angkutan barang,” taambahnya

Sementara itu menurut anggota Dishub Kota Salatiga, Dicky, pengecekan yang dilaksanakan dalam ramp check ini, meliputi pemeriksaan bukti lulus uji, kartu pengawasan izin operasional, SIM dan STNK.

Selain itu juga sistem penerangan kendaraan, sistem pengereman, kondisi kaca depan, ban dan sabuk keselamatan, spion, wiper, klakson, kapasitas tempat duduk, perlengkapan kendaraan serta perlengkapan tanggap darurat apabila terjadi kecelakaan.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran