KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Bersama Dishub Laksanakan Ramp Check Angkota

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Bersama Dishub Laksanakan Ramp Check Angkota

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Bersama Dishub Laksanakan Ramp Check Angkota

Foto dok IST
Satlantas Polres Salatiga bersama Dishub Kota Salatiga, melaksanakan ramp check angkota di Bundaran Tamansari Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satlantas Polres Salatiga bersama Dishub Kota Salatiga, melaksanakan ramp check kendaraan Angkutan Umum Dalam Kota (angkota) di Bundaran Tamansari Salatiga, Selasa (11/12/2024).

Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Darmin, dalam siaran persnya menyebut ramp check pada Angkota ini, merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan angkutan umum, terutama menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Selain untuk mengetahui kondisi kendaraan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pengemudi angkutan umum agar patuh dan tertib dalam berlalu lintas.

“Sehingga dapat mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, serta mampu menurunkan angka dan fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas),” kata Darmin.

Pihaknya berharap dengan adanya ramp check terhadap angkutan umum ini, dapat menunjang kelancaran kegiatan masyarakat, yang akan meningkat pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib dan patuh dalam berlalu lintas, serta menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas, akibat kecelakaan lalu lintas.

“Kegiatan ini nantinya juga akan dilakukan terhadap angkutan umum lainnya termasuk angkutan barang,” taambahnya

Sementara itu menurut anggota Dishub Kota Salatiga, Dicky, pengecekan yang dilaksanakan dalam ramp check ini, meliputi pemeriksaan bukti lulus uji, kartu pengawasan izin operasional, SIM dan STNK.

Selain itu juga sistem penerangan kendaraan, sistem pengereman, kondisi kaca depan, ban dan sabuk keselamatan, spion, wiper, klakson, kapasitas tempat duduk, perlengkapan kendaraan serta perlengkapan tanggap darurat apabila terjadi kecelakaan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]