URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
KH Ubaidullah Shodaqoh menegaskan Hari Santri 2025 sebagai momentum mengenang perjuangan santri dan kiai dalam kemerdekaan Indonesia. Disampaikan di Stadion Pandanaran, Bergas, Kamis (23/10/2025), ia mengingatkan pentingnya Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari dan mengajak warga NU menjaga semangat perjuangan pesantren.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Santri Punya Saham Besar dalam Berdirinya NKRI, Kiai Ubaidullah: Sejarah Tidak Bisa Dipungkiri

Santri Punya Saham Besar dalam Berdirinya NKRI, Kiai Ubaidullah: Sejarah Tidak Bisa Dipungkiri

Santri Punya Saham Besar dalam Berdirinya NKRI, Kiai Ubaidullah: Sejarah Tidak Bisa Dipungkiri

KH Ubaidullah Shodaqoh menegaskan Hari Santri 2025 sebagai momentum mengenang perjuangan santri dan kiai dalam kemerdekaan Indonesia. Disampaikan di Stadion Pandanaran, Bergas, Kamis (23/10/2025), ia mengingatkan pentingnya Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari dan mengajak warga NU menjaga semangat perjuangan pesantren.
[rasika_gambar_utama show_caption="no" show_description="no"]
[rasika_gambar_description]
[rasika_gambar_caption]
featured-img

SEMARANG – Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum monumental untuk mengenang peran besar santri dan para kiai dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan buka acara Ngaji Bandongan dan Ijazah Kubro saat puncak resepsi perayaan Hari Santri 2025 di Stadion Pandanaran, Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis malam (23/10/2025).

Menurutnya, Hari Santri menjadi pengakuan nasional bahwa santri memiliki sejarah panjang dan jasa besar dalam mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Santri dan para kiai memiliki saham yang besar atas berdirinya negara ini. Terutama pada tanggal 22 Oktober, ketika Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dengan tegas mengeluarkan fatwa jihad melawan penjajah,” ungkapnya.

Kiai Ubaid menegaskan, tanpa fatwa Resolusi Jihad dari pendiri Nahdlatul Ulama itu, tidak akan ada peristiwa heroik 10 November di Surabaya.

“Kalau tidak ada perang 10 November, mungkin eksistensi negara yang baru berumur tiga bulan itu tidak akan diakui oleh dunia internasional,” ujar pengasuh pesantren Al Itqon, Bugen Semarang ini.

Ia menjelaskan, fatwa jihad yang dikeluarkan Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari memantik semangat perjuangan para santri dan ulama untuk mempertahankan kemerdekaan. Ribuan syuhada gugur sebagai bukti bahwa proklamasi 17 Agustus 1945 bukan sekadar pernyataan kosong, melainkan disokong penuh oleh kekuatan rakyat, terutama kalangan santri.

“Ketika Indonesia sudah merdeka, ilmu-ilmu dari pesantren menjadi pedoman hidup di tengah masyarakat. Sejarah mencatat peran santri yang nyata, meski sempat terlupakan pada masa Orde Baru. Alhamdulillah, perjuangan menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri juga diperjuangkan oleh tokoh-tokoh NU, termasuk KH Abdul Ghaffar Rozin,” tambahnya.

Kiai Ubaid mengajak seluruh warga nahdliyin untuk mensyukuri dan menjaga warisan perjuangan para kiai dan santri.

“Mari kita hidupkan kembali semangat pesantren, pendidikan ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah, dan meneruskan cita-cita para kiai pendiri NU,” pesannya.

Sementara itu, Rais ‘Aly Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN), KH Ahmad Chalwani Nawawi, menambahkan bahwa para santri merupakan kelompok yang paling berani menentang penjajahan. Ia menuturkan, bahkan seorang profesor asal Belanda, Martin van Bruinessen, pernah menyebut ketika isi acara di Universitas Gadjah Mada bahwa yang paling ditakuti Belanda adalah para santri yang juga pengamal Tarekat.

“Contohnya Raden Mas Ontowiryo atau yang dikenal dengan nama Pangeran Diponegoro, seorang santri sekaligus pengamal Tarekat yang menjadi simbol perlawanan terhadap penjajah,” terang Kiai Chalwani.

Ia menegaskan, keberanian dan keteguhan spiritual santri itulah yang menjadikan mereka tulang punggung perjuangan bangsa.

“Maka, Hari Santri adalah momentum untuk mengingat kembali bahwa kekuatan spiritual dan keilmuan pesantren adalah fondasi tegaknya negeri ini,” pungkasnya. (did)

BACA JUGA :

Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Sebanyak 215 jemaah haji asal Kota Salatiga yang tergabung dalam Kloter 24 tiba dengan selamat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Kamis (11/6/2026) malam. Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan armada bus dan pengawalan kepolisian untuk proses penjemputan hingga kepulangan jemaah ke daerah asal.
215 Jemaah Haji asal Salatiga Tiba di Pemkot dengan Selamat, Kamis Malam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved