URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Jembatan yang menghubungkan wilayah Salam Salatiga dan Ploso Kabupaten Semarang roboh pada Rabu (6 Maret 2024) pagi, mengakibatkan satu korban tewas dan dua lainnya luka-luka. Korban tewas bernama Maratus Sholihah (23) warga Ngawi, Jawa Timur, saat jembatan di Randuacir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, ambruk saat dilintasi oleh pengendara sepeda motor.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Satu Orang Meninggal, Dua Luka Parah Setelah Tertimbun Jembatan Gabus Salatiga

Satu Orang Meninggal, Dua Luka Parah Setelah Tertimbun Jembatan Gabus Salatiga

Satu Orang Meninggal, Dua Luka Parah Setelah Tertimbun Jembatan Gabus Salatiga

Petugas gabungan saat mengevakuasi korban dalam kejadian jembatan roboh di Kota Salatiga.

Foto dok IST

Petugas gabungan saat mengevakuasi korban dalam kejadian jembatan roboh di Kota Salatiga.
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Akibat jembatan yang menghubungkan wilayah Salam Salatiga dan Ploso Kabupaten Semarang runtuh memakan korban jiwa, rabu 6.3.2024 pagi.

Jembatan di Randuacir, Kota Salatiga, Jawa Tengah yang roboh pada Rabu (6/3/2024) pagi memakan korban jiwa saat dilintasi oleh para pengendara sepeda motor. Imbas ambruknya jembatan itu, satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka.

Wakapolres Salatiga Kompol Iman Sudiyantoro nenyebut jika satu korban tewas akibat jembatan roboh itu bernam Maratus Sholihah (23) warga Ngawi, Jawa Timur. Menurutnya, kejadian tersebut diketahui ketika adanya pengendara sepeda motor yang mendengar jeritan meminta pertolongan.

“Kemudian ada sepeda motor lain yang saat diminta bantuan untuk menolong justru ikut terjatuh,” tambahnya.

Ketiga korban yang dievakuasi, lanjut dia, dibawa ke RSUD Salatiga untuk mendapat pertolongan.

Sementara, Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar mengatakan Jembatan Gabus diduga roboh akibat hujan deras dan banjir bandang yang melanda beberapa hari sebelumnya.

Menurut dia, akses menuju jembatan tersebut sudah ditutup oleh Dinas Pekerjaan

Kejadian tragis ini terjadi ketika jembatan di Salam, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga ambrol akibat banjir yang melanda lereng Gunung Merbabu.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga, Roy Anjar, korban terdiri dari satu perempuan yang meninggal dunia dan dua laki-laki yang mengalami luka.

“Korban meninggal identitas perempuan, yang dua laki-laki luka,” jelasnya.

Pantauan rasikafm.com evakuasi korban dan tiga sepeda motor yang terjebak di dasar Sungai Salam memakan waktu lama karena posisi terjepit beton cor-coran.

Roy menjelaskan bahwa kejadian ambrolnya jembatan diketahui sekitar pukul 05.15 WIB ketika ada suara minta tolong dari warga yang melintas.

“Proses evakuasi sempat terkendala karena korban dan sepeda motor terjepit beton. Tim gabungan Polri, BPBD, dan relawan menggunakan tali tambang untuk mengangkatnya,” ujarnya.

Camat Argomulyo, Agus Wibowo, menegaskan bahwa jembatan tersebut sebenarnya sudah ditutup setelah banjir pertama mengakibatkan kerusakan pada pondasi.

“Namun, beberapa warga nekat membukanya untuk melintas dengan kendaraan, bahkan ada truk yang ikut melintas,”terangnya

Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
DPW Gekrafs Jawa Tengah bersama Disbudparekraf Jateng menggelar forum ekonomi kreatif di Hotel Wahid Prime Salatiga, Rabu (10/6/2026), guna memperkuat kolaborasi antarkreator, komunitas, akademisi, media,...
11 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17
11 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 11 Juni 2026 pukul 13.00 hingga 17.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Muat Lebih

POPULER

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved