URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Blauran Salatiga Masih Tinggi Pasca Lebaran - Harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Blauran, Kota Salatiga, masih tetap tinggi, bahkan setelah satu bulan pasca Lebaran, tidak ada perbedaan yang signifikan dengan saat bulan puasa sebelumnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sebulan Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di pasar Blauran Salatiga Masih Tinggi

Sebulan Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di pasar Blauran Salatiga Masih Tinggi

Sebulan Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di pasar Blauran Salatiga Masih Tinggi

Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Blauran Salatiga Masih Tinggi Pasca Lebaran - Harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Blauran, Kota Salatiga, masih tetap tinggi, bahkan setelah satu bulan pasca Lebaran, tidak ada perbedaan yang signifikan dengan saat bulan puasa sebelumnya.
Foto dok IST
Suyanti Ningsih, Pedagang Sembako di Pasar Blauran,saat melayani pembeli.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Blauran, Kota Salatiga, Jawa Tengah masih terpantau tinggi, bahkan sebulan pasca lebaran harganya tidak jauh beda dengan saat puasa kemarin.

Pantauan Rasika FM, dalam beberapa hari terakhir. Di antara harga kebutuhan pokok yang naik itu, seperti bawang merah, bawang putih, dan telur.

Pedagang Sembako di Pasar Blauran, Suyanti Ningsih, mengatakan harga sembako masih tergolong tinggi sejak Lebaran kemarin. Harga sembako naik dari Rp1.000 hingga Rp2.000.
“Sejak Lebaran sampai saat ini harga belum ada yang turun, masih sama semua,” kata Suyanti, rabu (24/5/2023).

Harga bawang merah kini mencapai Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, dan telur Rp31.000 per kilogram.

“Kalau harga telur fluktuasi, tetapi sejak tiga hari lalu harga telur mengalami kenaikan. Sebelumnya hanya Rp28.000 per kilogram,” ungkapnya.

Menurutnya harga gula Jawa dan gula pasir juga mengalami kenaikan harga meskipun hanya sedikit. Sedangkan harga minyak masih stabil diangka Rp15.000 per liter.

“Harga gula Jawa sekarang Rp20.000, sebelumnya Rp18.000. Harga gula pasir sekarang Rp14.000 per kilogram, sebelumnya Rp13.500 per kilogram,” ujarnya.

Suyanti mengaku untuk saat ini stok sembako cukup susah didapat. Dirinya juga mengalami penurunan penjualan akibat naiknya harga sembako.

“Saat ini stoknya agak susah. Lantaran harga naik penjualan juga menurun,” katanya.

Para pembeli bahan kebutuhan pokok juga mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut. Para pembeli harus menambah pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Seperti yang dialami salah seorang pembeli Nining. Sejak harga kebutuhan pokok naik, dirinya tidak mengurangi jumlah pembelian bahan kebutuhan pokok. Namun keuntungannya sebagai penjual katering berkurang.

“Saya tidak mengurangi, kan saya usaha katering. Nanti kalau dikurangi, rasanya jadi tidak karuan dan pelanggan saya malah lari,” kata Nining.

Diakuinya dia lebih memilih mengutamakan kualitas daripada mengurangi bahan makanan meskipun mengalami kenaikan harga. Karena itu, Nining harus menambah pengeluaran untuk membeli bahan kebutuhan pokok demi mengutamakan kualitas dan mutu usahanya.

“Kalau harganya naik, lama-lama nanti para pelanggan katering saya akan mengerti kalau saat ini harganya naik,” ujarnya.

Dengan naiknya harga kebutuhan pokok, Nining juga membatasi pembelian sembako sesuai yang dibutuhkan.

Suyanti Ningsih, Pedagang Sembako di Pasar Blauran,saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved