KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sejumlah Satwa Penghuni Gunung Merbabu Ditemukan Mati Terbakar

Sejumlah Satwa Penghuni Gunung Merbabu Ditemukan Mati Terbakar

Sejumlah Satwa Penghuni Gunung Merbabu Ditemukan Mati Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) telah mengakibatkan rusaknya vegetasi dan penemuan sejumlah bangkai satwa terbakar. Video dan foto penemuan bangkai satwa yang hangus terbakar menyebar di media sosial. Pelaksana tugas Kepala Balai TNGMb, Nurpana Sulaksono, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan lokasi penemuan bangkai hewan yang terbakar. Total luasan lahan yang terbakar mencapai 848,5 hektare (Ha), dengan wilayah Kabupaten Semarang menjadi yang terdampak paling luas.
Foto: Istimewa
Bangkai seekor kijang ditemukan di lahan bekas terbakar di Gunung Merbabu, Rabu (1/11/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) membuat vegetasi di kawasan itu rusak. Tak hanya itu, sejumlah bangkai satwa turut ditemukan pasca kebakaran. Diduga, hewan liar penghuni TNGMb itu ikut terbakar saat api melahap kawasan itu sejak Jumat (27/10/2023).

Video yang menampilkan penemuan sejumlah bangkai hewan yang terbakar di lereng Gunung Merbabu pun turut beredar di media sosial. Dalam tayangan tersebut, tampak bangkai seekor kera yang terbakar dan akan dikubur.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait :” order=”ASC”]

Ada pula sebuah unggahan foto yang menampilkan tiga orang relawan tengah mengangkat bangkai seekor kijang di lokasi lahan bekas terbakar di Gunung Merbabu.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini pada Rabu (1/11/2023), Plt Kepala Balai TNGMb Nurpana Sulaksono turut membenarkan. Bangkai satwa liar itu mati terpanggang saat terjadi kebakaran.

“Iya betul, terdampak kebakaran kemarin,” jelas Nurpana.

Mengenai lokasi penemuan bangkai kijang, lanjutnya, berada di wilayah hutan TNGMb di Kabupaten Semarang. Tepatnya di sekitar jalur pendakian Gunung Merbabu via basecamp Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan.

“Untuk bangkai seekor kera ditemukan di kawasan Balai TNGMb wilayah Kabupaten Boyolali,” sambungnya.

Sebelumnya, Nurpana telah menyampaikan bahwa total lahan yang terbakar mencapai 848,5 hektare (Ha). Area paling luas terdampak akibat kebakaran itu adalah wilayah Kabupaten Semarang, yakni mencapai 489,5 Ha. Disusul Kabupaten Boyolali seluas 191,7 Ha dan Kabupaten Magelang 167 Ha. Total luasan tersebut merupakan perkiraan indikatif (sementara) berdasarkan lokasi titik api dan laporan personel di lapangan.

“Untuk wilayah Kabupaten Semarang titik koordinatnya 0439538, 9180542/1438.4 mdpl atau dekat dengan Dusun Sokowolu, Desa Tajuk atau di SPTN Wilayah I Resort Kopeng, Kecamatan Getasan,” ungkapnya.

Sedangkan titik kedua, lanjut Nurpana, ada di koordinat 0439789, 9180351/1446 mdpl atau dekat dengan Dusun Gedong, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]