URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rudibdo, Kepala BKUD Kabupaten Semarang, resmi dilantik sebagai Penjabat Sekda oleh Bupati Ngesti Nugraha di Pendopo Rumah Dinas, Senin (1/9/2025). Penunjukan ini dilakukan setelah Sekda sebelumnya purna tugas. Rudibdo diminta menjaga kondusivitas daerah dan segera menyiapkan RAPBD 2026 melalui koordinasi lintas pihak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sekda Kabupaten Semarang Purna Tugas, Kepala BKUD Ditunjuk Sebagai Penjabat

Sekda Kabupaten Semarang Purna Tugas, Kepala BKUD Ditunjuk Sebagai Penjabat

Sekda Kabupaten Semarang Purna Tugas, Kepala BKUD Ditunjuk Sebagai Penjabat

Bupati Semarang melantik Kepala BKUD Kabupaten Semarang Rudibdo sebagai Penjabat (Pj) Sekda menggantikan Djarot Supriyoto yang telah memasuki masa purna tugas, di pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin (1/9/2025). Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Rudibdo, resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang. Pelantikan dilakukan oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, didampingi Wakil Bupati Nur Arifah, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Senin (1/9/2025).

Penunjukan Rudibdo dilakukan setelah Sekda sebelumnya, Djarot Supriyoto, memasuki masa purna tugas per 31 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Ngesti meminta Pj Sekda segera menjalin komunikasi dengan seluruh pihak, serta menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah.

“Untuk itu mari bersama-sama membangun dan memajukan Kabupaten Semarang, serta menjaga agar tetap ayem, tentrem, dan adem. Pj Sekda kami minta langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak,” tegas Ngesti.

Ia menambahkan, penetapan Rudibdo sebagai Pj Sekda sudah mendapat persetujuan Gubernur Jawa Tengah. Masa jabatan ditetapkan selama kurang lebih tiga bulan sambil menunggu Sekda definitif.

“Kami harap Pak Rudibdo bisa bersama eksekutif lainnya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sekaligus tetap menjalankan tanggung jawabnya di BKUD,” ujarnya.

Terkait jabatan lain yang masih kosong, Ngesti memastikan pengisian akan dilakukan bertahap.

“Untuk eselon IV dan III lebih cepat prosesnya, sedangkan eselon II harus melalui panitia seleksi (pansel). Mekanisme ini sedang kami siapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Rudibdo menyatakan siap langsung bekerja usai dilantik. Salah satu agenda utamanya adalah menyiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026.

“RAPBD 2026 paling lambat disampaikan pada minggu kedua September, sesuai nota kesepakatan KUA-PPAS yang sudah ditandatangani pada 14 Agustus lalu. Hal ini juga sesuai dengan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah,” terangnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved