URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Salatiga, Jawa Tengah, dalam satu tahun terakhir mengalami kenaikan signifikan sebesar 58%, dari 284 kasus pada tahun 2022 menjadi 450 kasus pada tahun 2023. Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, mengungkapkan data tersebut dalam konferensi pers akhir tahun 2023

Mbak Google

KABAR RASIKA

Selama 2023, Kriminalitas di Kota Salatiga Naik

Selama 2023, Kriminalitas di Kota Salatiga Naik

Selama 2023, Kriminalitas di Kota Salatiga Naik

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni saat paparan kamtibmas 2023
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Salatiga, Jawa Tengah dalam satu tahun terakhir naik 58% dari 284 kasus di tahun 2022 naik menjadi 450 kasus di tahun 2023. Hal ini dikatakan Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari dalam paparanya pada Konfrensi Pers Akhir Tahun 2023 di Mapolres Salatiga, Jumat 29 Desember 2023 siang.

Kasus menonjol kejahatan antara lain terjadi pada gangguan kamtibmas yang pada tahun 2022 tidak ada kasus dan pada tahun 2023 ada 11 kasus.

“Kasus menonjol lainya adalah angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang pada tahun 2022 ada sekitar 100 kejadian di tahun 2023 naik menjadi sekitar 200 kejadian lakalantas,” papar Kapolres.

“Kemudian kasus pencurian biasa juga naik dari 9 kasus menjadi 17 kasus,” imbuh Kapolres.

Atas kenaikan kasus kejahatan dan kejadian lakalantas di Salatiga sepanjang tahun 2023 ini Kapolres mengimbau agar semua pihak ikut bersama-sama ikut sosialisasikan sadar hukum dan keselamatan berlalu lintas.

“Polres Salatiga juga akan gencar melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas ke sekolah-sekolah agar angka kecelakaan dapat diturunkan atau ditekan di Salatiga,” tegasnya

Gambaran situasi kamtibmas Salatiga selama 2023

BACA JUGA :

PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026