KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Di Ngemplak Simongan Dalam Keadaan Bersimbah Darah

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Di Ngemplak Simongan Dalam Keadaan Bersimbah Darah

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Di Ngemplak Simongan Dalam Keadaan Bersimbah Darah

Sementara itu, pemilik Kos EE, menerangkan, keluarga korban itu baru saja menetap di kos miliknya sejak tanggal 1 Januari 2022.

“Baru dua minggu disini. Saya juga belum tahu latar belakarang keluarganya,” paparnya.

Lebih lanjut, sebelum korban ditemukan meninggal dunia, dirinya tak mendengar suara keributan yang berasal dari tempat tinggal keluarga tersebut.

“Saya gak denger apa-apa sebelum korban kaya gitu (ditemukan meninggal). Kalau mereka ada masalah saya juga gak tau. Soalnya baru disini jadi kurang kenal,” katanya.

Saksi mata lainnya, Ngatinah mengatakan, sebelum kejadian, dirinya juga tidak mendengar keributan apapun kendati rumahnya bersebelahan dengan kos korban.

“Waktu kejadian enggak dengar cekcok apa-apa. Tau tau saya dengar mbak yang ngekos di sebelah itu teriak minta tolong. Saya juga ikut teriak dan warga datang,” ucap Ngatinah di lokasi.

Ia mengaku belum mengetahui bagaimana kehidupan korban. Sebab, korban dan suami baru pindah ke lingkungan tersebut satu minggu yang lalu

“Dia kan baru seminggu. Belum paham banget, belum akrab. Paling lihat tok pas keluar,” imbuh dia.

Pantauan di lokasi kejadian, proses pemeriksaan oleh Tim Inafis Polrestabes Semarang selesai sekira pukul 15.30 WIB. Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]