URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Muhammad Safii, warga Dusun Bawang Kab. Semarang, dilaporkan hilang sejak 18 November 2025 setelah meninggalkan rumah kerabat di Wonokerto. Ia diduga bingung pascakecelakaan. Polisi dan BPBD menyisir hutan, sungai, dan perbukitan di Bancak untuk melacak keberadaannya meski minim saksi dan tanpa alat komunikasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sering Linglung Usai Kecelakaan, Warga Bringin Dilaporkan Hilang

Sering Linglung Usai Kecelakaan, Warga Bringin Dilaporkan Hilang

Sering Linglung Usai Kecelakaan, Warga Bringin Dilaporkan Hilang

Tim gabungan melaksanakan apel sebelum melanjutkan operasi pencarian orang hilang di Desa Wonokerto, Bancak, Jumat (21/11/2025). Foto: Relawan SAR Buser/ IST
Tim gabungan melaksanakan apel sebelum melanjutkan operasi pencarian orang hilang di Desa Wonokerto, Bancak, Jumat (21/11/2025). Foto: Relawan SAR Buser/ IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seorang pria asal Dusun Bawang, Desa Truko, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Muhammad Safii (49), dilaporkan hilang sejak Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Safii diketahui meninggalkan rumah kakak iparnya di Dusun Jumbleng, Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak, tanpa memberi kabar kepada siapa pun. Padahal, sekitar satu jam sebelumnya, ia baru saja diantar oleh anaknya ke lokasi tersebut.

Kapolsek Bringin, AKP Sudaryono, membenarkan adanya laporan hilangnya Safii. Menurut Sudaryono, kondisi Safii memang tidak stabil setelah mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) pada Senin (17/11/2025).

“Sejak kejadian itu, yang bersangkutan sering linglung dan cenderung takut ketika bertemu orang asing,” jelasnya, Jumat (21/11/2205).

Upaya pencarian, kata Sudaryono, terkendala minimnya saksi serta fakta bahwa Safii tak membawa alat komunikasi saat pergi.

“Tim gabungan masih melakukan penyisiran di beberapa titik,” tambahnya.

Sementara Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Semarang, Prapto Nugroho, menyebut pencarian awal difokuskan pada kawasan hutan di sekitar Desa Wonokerto.

“Sudah dilakukan asesmen terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik pergerakan survivor,” katanya.

Informasi terakhir menyebut Safii terlihat di sekitar tanggul irigasi, berjarak sekitar satu kilometer dari rumah kakak iparnya.

“Dari informasi itu, kami memetakan sejumlah titik pencarian dengan karakteristik berbeda. Jika hari ini belum ditemukan, besok personel akan kami tambah,” ujar Prapto.

Sejumlah wilayah yang disisir meliputi Kedung Bagan—sungai dengan bongkahan batu besar; Tapan—area perbukitan dan perkebunan berbatu; serta Ploso Gedhe—perkebunan curam dan jurang. Selain itu, tim juga menjelajah Kedung Jumbleng yang merupakan mata air berkedalaman sekitar dua meter, Kali Ringin dengan pepohonan rapat, Legok yang berupa hutan lebat, serta wilayah Dudukan dan Embung Wonokerto.

Sementara pada operasi pencarian kedua, Jumat (21/11/2025) tim gabungan dibagi menjadi 9 Search and Rescue Unit (SRU). Survivor belum berhasil ditemukan hingga berita ini dimuat. (win)

BACA JUGA :

Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
Satreskrim Polres Semarang mengembangkan penyelidikan dugaan pencurian dengan kekerasan di konter HP Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan sesosok mayat dan mobil milik korban di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (7/8/2026). Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara, serta barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keterkaitan kedua
Polisi Selidiki Dugaan Curas Royal Phone Ambarawa hingga Telusuri Penemuan Mayat di Grobogan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved